AS, Israel, dan Lebanon Teken Kerangka Kerja Tiga Pihak untuk Mengakhiri Konflik

AS, Israel, dan Lebanon Teken Kerangka Kerja Tiga Pihak untuk Mengakhiri Konflik

Pantau - Amerika Serikat, Israel, dan Lebanon menandatangani perjanjian kerangka kerja tiga pihak pada Jumat (26/6) sebagai langkah awal untuk mengakhiri konflik bersenjata yang masih berlangsung di kawasan.

Penandatanganan Disaksikan Menlu AS Marco Rubio

Menurut keterangan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, perjanjian tersebut ditandatangani oleh utusan Israel untuk AS Yechiel Leiter, utusan Lebanon untuk AS Nada Hamadeh Moawad, serta Penasihat Departemen Luar Negeri Daniel Joseph Holler.

Penandatanganan berlangsung di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dan disaksikan langsung oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Rubio mengungkapkan, "awal dari permulaan,"

Ia melanjutkan, "Kami sama sekali tidak meremehkan kesulitan tugas yang ada di depan."

Gencatan Senjata Dinilai Masih Rapuh

Sebelumnya, Reuters melaporkan seorang pejabat Amerika Serikat menyatakan Israel dan kelompok Hezbollah Lebanon telah menyepakati gencatan senjata yang mulai berlaku pada 19 Juni.

Namun, serangan udara masih berlanjut pada 20 Juni meski kesepakatan gencatan senjata telah diumumkan.

Kepala Staf Angkatan Pertahanan Israel Eyal Zamir menilai gencatan senjata tersebut masih rapuh dan meminta pasukan tetap bersiap menghadapi kemungkinan kembali terjadinya permusuhan.

Kerangka kerja yang ditandatangani ketiga pihak diharapkan menjadi dasar bagi proses lanjutan menuju penyelesaian konflik secara menyeluruh.