Yamal dan Kobarsi menyamai Pelé dan Mbappé dalam daftar legenda Piala Dunia

Yamal dan Kobarsi menyamai Pelé dan Mbappé dalam daftar legenda Piala Dunia

Spanyol Bertaruh pada Kaum Muda

Perhatian para penggemar sepak bola di seluruh dunia kini tertuju pada Stadion New York/New Jersey, yang akan menjadi tuan rumah pertandingan yang dinanti-nantikan antara tim nasional Spanyol dan Argentina di final Piala Dunia 2026, dalam pertandingan yang tidak hanya penting karena perebutan gelar juara dunia, tetapi juga memiliki dimensi historis, mengingat rekor-rekor yang terus dicetak oleh para bintang muda timnas Spanyol di panggung sepak bola terbesar di dunia.

Duo Lamine Yamal dan Pau Kubarsi menjadi sorotan menjelang dimulainya pertandingan, setelah mereka masuk dalam jajaran pemain termuda yang menjadi starter di final Piala Dunia, dan terus menulis bab-bab baru dalam sejarah meskipun usianya masih sangat muda.

Jaringan “Opta” yang berspesialisasi dalam statistik menyebutkan bahwa daftar pemain termuda yang pernah menjadi starter di final Piala Dunia adalah sebagai berikut: "Pelé (Brasil) – 17 tahun dan 249 hari (final 1958), Giuseppe Bergomi (Italia) – 18 tahun dan 201 hari (final 1982), Lamine Yamal (Spanyol) – 19 tahun dan 6 hari (final 2026), Pau Kubarsi (Spanyol) – 19 tahun dan 178 hari (final 2026), Kylian Mbappé (Prancis) – 19 tahun dan 207 hari (final 2018)".

Timnas Spanyol telah memastikan tiket ke final setelah mengalahkan timnas Prancis dengan skor 2-0 di babak semifinal, dengan penampilan kuat yang menegaskan bahwa mereka layak bersaing memperebutkan gelar juara.

Di sisi lain, timnas Argentina melaju ke final setelah membalikkan ketertinggalan dari timnas Inggris menjadi kemenangan dramatis 2-1 di semifinal, sehingga melanjutkan upaya mempertahankan gelar juara dunia mereka dan mendekati pencapaian bersejarah baru.

Timnas Spanyol akan bertanding di final Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarahnya, setelah sebelumnya mencapai final pada edisi 2010, di mana mereka meraih gelar juara dunia pertama dalam sejarah mereka.

Sedangkan timnas Argentina mencatatkan penampilan ketujuhnya di final Piala Dunia, dan yang kedua secara berturut-turut, setelah meraih gelar juara dunia ketiganya pada edisi 2022, sehingga tetap mempertahankan posisinya di antara tim-tim besar dalam sejarah turnamen ini.