Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?

Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?

Donald Trump ikut menyoroti kegagalan Timnas Inggris melaju ke final Piala Dunia 2026 . Presiden Amerika Serikat itu secara terbuka mengkritik pendekatan taktik pelatih Thomas Tuchel saat Three Lions kalah 1-2 dari Argentina di semifinal.

Berbicara dalam resepsi FIFA di Trump Tower, Trump menilai Tuchel melakukan kesalahan dengan membiarkan kapten Inggris, Harry Kane, terlalu sering turun membantu pertahanan setelah timnya unggul lebih dulu. "Inggris punya pemain hebat, Harry Kane. Saya pernah bermain golf dengannya. Menurut saya mereka melakukan kesalahan ketika menjadikannya pemain bertahan," ujar Trump dikutip dari DailyMail, Sabtu (18/7/2026).

"Mereka sudah unggul, tetapi justru menempatkan pemain terbaik mereka di lini pertahanan. Kita seharusnya bermain lebih menyerang. Tapi apa yang saya tahu soal melatih? Itu taktik yang tidak biasa," tambahnya.

Pernyataan Trump disambut tawa Presiden FIFA Gianni Infantino yang berada di sampingnya dalam acara tersebut. Komentar Trump mengacu pada perubahan pendekatan Inggris setelah Anthony Gordon membawa Three Lions unggul lebih dulu atas Argentina.

Inggris kemudian lebih banyak bertahan hingga akhirnya Lionel Messi menciptakan dua assist yang membawa Argentina membalikkan keadaan lewat gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez. Trump memang beberapa kali menjadi sorotan selama Piala Dunia 2026.

Kapten Inggris itu sebelumnya membenarkan bahwa dirinya pernah bermain golf bersama Trump sekitar 18 bulan lalu di Palm Beach, Florida. Kane bahkan memuji kemampuan golf Presiden AS tersebut.