KOMPAS.com - Peluang Julian Alvarez bergabung dengan Barcelona masih terbuka meski klub telah memastikan kedatangan Karim Adeyemi pada bursa transfer musim panas 2026.
Kepastian transfer pemain asal Jerman itu sempat memunculkan dugaan Barcelona akan menghentikan upaya memboyong Julian Alvarez dari Atletico Madrid.
Namun, Presiden Barcelona Joan Laporta menegaskan operasi transfer Julian Alvarez belum berakhir.
Menurutnya, Adeyemi dan Alvarez dipersiapkan untuk mengisi peran berbeda di dalam tim.
Laporta menjelaskan Adeyemi akan diplot sebagai pemain sayap bersama Anthony Gordon.
Sementara itu, Barcelona tetap berusaha mencapai kesepakatan dengan Atletico Madrid demi mendatangkan Alvarez.
Meski demikian, Laporta memastikan Blaugrana tidak akan memenuhi seluruh tuntutan Atletico.
Klub asal Madrid tersebut sebelumnya meminta klub peminat menebus klausul rilis Alvarez senilai 500 juta euro atau sekitar Rp10 triliun.
"Kita lihat saja nanti. Terkait perekrutan Julian, jelas kami tidak akan menuruti kemauan pihak lain," tambahnya.
"Kamilah yang akan menentukan langkahnya. Kami telah mengajukan penawaran dengan batas tertentu."
"Kami akan mengumumkan sampai kapan penawaran tersebut berlaku pada saatnya nanti," terangnya.
"Penawaran itu diajukan dengan tujuan merekrut pemain yang disukai oleh direktur olahraga dan pelatih."
"Menurut saya, dia (Alvarez) pemain yang luar biasa. Kami tetap mempertahankan penawaran yang signifikan, namun nilainya tidak akan tak terbatas," tegasnya.
Barcelona Resmi Rekrut Karim Adeyemi
Laporta mengonfirmasi transfer Karim Adeyemi saat tiba di Dallas, Amerika Serikat, untuk menyaksikan laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Perancis dan Spanyol.
Pernyataan tersebut menandakan Barcelona telah menyelesaikan negosiasi dengan Borussia Dortmund.