Pelaksana proyek Extended Concourse Stasiun MRT Bundaran HI, WIKA RAU KSO, membela satpam proyek MRT yang cekcok dengan sopir mobil Toyota Alphard lantaran menerobos lampu lalu lintas di depan Hotel Pullman, Jakarta Pusat.
Perusahaan menjelaskan satpam yang terlihat dalam video adalah petugas keamanan yang sedang bertugas mengamankan area proyek Extended Concourse di Bundaran HI.
"WIKA-RAU KSO ('Perusahaan') selaku Pelaksana Proyek tersebut menyampaikan bahwa petugas yang terlihat dalam video merupakan petugas keamanan yang bertugas mendukung pengamanan area proyek," tulis perusahaan dalam keterangan resmi tertulis yang diunggah di instagram @ext.concoursemrtbhiwikarau, Kamis (23/7).
Perusahaan menegaskan pihaknya terus mengedepankan profesionalisme, kepatuhan terhadap prosedur kerja, serta keselamatan dan kenyamanan masyarakat di sekitar area proyek.
"Perusahaan juga berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap kejadian sebagai bagian dari proses evaluasi guna terus meningkatkan aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas pelaksanaan pekerjaan di area proyek," tegasnya.
Perusahaan juga memberikan apresiasi kepada petugas keamanan yang bertugas karena berupaya menjalankan tugasnya dalam menjaga keselamatan masyarakat serta memastikan ketertiban di sekitar area proyek, sekaligus terus mendorong profesionalisme dan sisi humanis dalam menjalankan tugasnya.
Selain itu, pihak perusahaan juga memastikan setiap personel yang menjalankan tugasnya secara profesional akan memperoleh perlindungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi rambu, marka, dan isyarat lalu lintas demi keselamatan bersama," imbau perusahaan.
Sebuah video merekam mobil Toyota Alphard menerobos lampu lalu lintas di pelican crossing Halte Bundaran HI di seberang Hotel Pullman, Jalan M Thamrin, Jakarta Pusat.
Aksi pengendara itu dinilai membahayakan para pejalan kaki yang sedang menyeberang di zebra cross pelican crossing tersebut, sehingga ditegur penjaga keamanan atau satpam di lokasi.
Namun, dalam video viral dinarasikan sejumlah orang dari Alphard hitam bernomor polisi D 1828 XHQ itu justru diduga mengintimidasi satpam yang menegur.
Video itu viral di media sosial, yang salah satunya diunggah di akun Instagram @jakpus24jam.id. Belakangan diduga pelat nomor Alphard tersebut bodong, hingga Ditlantas Polda Metro Jaya pun turun tangan bakal memanggil pengemudinya.