- AC Milan resmi merekrut bek Spanyol Mario Gila dari Lazio seharga 30 juta euro dengan kontrak lima tahun hingga 2031 untuk memperkuat lini pertahanan.
- Alvaro Morata sempat memperkuat AC Milan sejak 2024, mencetak enam gol dan dua assist sebelum dilepas permanen ke Como 1907 pada musim panas 2026.
- Alex Jimenez, lulusan akademi Real Madrid, bergabung permanen dengan AC Milan pada 2024 dan kemudian dipermanenkan Bournemouth setelah masa pinjaman berakhir pada 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Setelah menambah amunisi lini depan dengan mendatangkan Goncalo Ramos dari Paris Saint-Germain (PSG), AC Milan kemudian fokus membenahi jantung pertahanan dengan mengamankan jasa Mario Gila pada musim panas 2026. Demi mewujudkan kepindahan tersebut, klub yang berbasis di Lombardia ini membayar tebusan kepada Lazio 30 juta euro (sekitar Rp618,4 miliar). Termasuk bek tengah kelahiran Barcelona ini, terdapat tiga pemain berkebangsaan Spanyol terakhir yang tercatat membela I Rossoneri per 15 Juli 2026.
1. Mario Gila diikat kontrak jangka panjang 5 tahun yang berlaku sampai 2031
Setelah 4 tahun membela Lazio, Mario Gila memulai petualangan baru dengan menerima pinangan AC Milan pada musim panas 2026. Pemain yang kini berusia 25 tahun ini ditebus 30 juta euro (sekitar Rp618,4 miliar). Dia dianggap memiliki prospek menjanjikan sehingga diikat kontrak jangka panjang 5 tahun yang berlaku sampai 2031. Kehadirannya berpotensi memudahkan Ruben Amorim selaku pelatih dalam meracik kekuatan, khususnya di posisi bek tengah I Rossoneri.
Sebelum pergi ke kota Milan, Gila sendiri didatangkan Lazio dari Real Madrid Castilla pada musim panas 2022. Dirinya perlahan membuktikan kualitas sehingga mampu menembus skuad utama. Ini membuatnya sering dipercaya mengisi tugas bek tengah utama. Pemain kelahiran Barcelona ini nyaman menguasai bola dan mempunyai kemampuan distribusi yang baik sehingga berperan penting ketika membantu membangun serangan dari area belakang. Selain itu, bisa membaca permainan yang berguna untuk memutus jalur umpan lawan. Dia pernah dirotasi ke gelandang bertahan dan bek kanan tergantung kebutuhan taktik I Biancocelesti. Ia mentas dalam 120 pertandingan dengan menyumbang 2 gol di berbagai kompetisi.
2. Alvaro Morata bisa menempati posisi penyerang tengah atau penyerang bayangan
AC Milan mendatangkan Alvaro Morata dengan biaya 17,2 juta euro (sekitar Rp354.6 miliar) dari Atletico Madrid pada musim panas 2024. Pemain yang kini berusia 33 tahun tersebut mendapat kontrak 4 tahun yang berlaku sampai 2028. Dirinya saat itu diproyeksikan untuk menggantikan Olivier Giroud yang dilepas gratis ke Los Angeles FC. Dia ternyata mengenal atmosfer Serie A Italia lantaran pernah mengembangkan potensi di Juventus. Ini menjadi modal berharga demi mempercepat waktu adaptasinya bersama I Rossoneri.
Morata sendiri sering diturunkan sebagai penyerang tengah utama AC Milan. Dia beberapa kali dirotasi ke penyerang bayangan tergantung kebutuhan taktik. Pemain kelahiran Madrid ini rajin bergerak demi membuka ruang di pertahanan lawan dan turun menjemput bola untuk membantu membangun serangan. Dengan tinggi 189 cm, dirinya diandalkan dalam pertarungan udara. Ia juga melakukan pressing ketika I Rossoneri kehilangan penguasaan bola.
Hanya bertahan singkat, Morata ternyata tidak masuk rencana sehingga dipinjamkan AC Milan kepada Galatasaray dan Como 1907. Langkah Ini dilakukan agar tetap memperoleh kesempatan bermain. Meski begitu, ia ikut berjuang mengantar I Rossoneri memenangkan Supercoppa Italiana 2024/2025. Dirinya mencetak 6 gol dan 2 assist dari 25 pertandingan di berbagai kompetisi. Ujung tombak asal Spanyol ini lantas dilepas permanen ke Como 1907 pada musim panas 2026.
3. Alex Jimenez mempunyai fleksibilitas posisi di area belakang, tengah, dan depan
Alex Jimenez pertama kali berseragam AC Milan dengan status pinjaman dari Real Madrid U-19. Pemain kelahiran Leganes ini lantas melanjutkan menimba ilmu bersama akademi I Rossoneri. Berkat potensi yang dimiliki, dirinya didatangkan permanen dengan biaya 14,75 juta euro (sekitar Rp304 miliar) pada musim panas 2024. Dia menandatangani kontrak 4 tahun yang berlaku sampai 2028 dengan opsi perpanjangan 1 tahun. Kehadirannya ketika itu diproyeksikan untuk memperdalam kekuatan karena mempunyai fleksibilitas posisi di area belakang, tengah, dan depan.
Jimenez sendiri peralahan menambah kedalaman kekuatan AC Milan. Selain bek sayap, ia pernah dirotasi ke gelandang sayap dan penyerang sayap tergantung kebutuhan strategi. Dirinya menggabungkan keterampilan dribel dan kecepatan demi membuat pergerakan eksplosif. Ia juga bisa bergerak membuka ruang dan menawarkan opsi umpan bagi rekan. Selain itu, rajin untuk melakukan pressing ketika klub kehilangan penguasaan bola.
Sama seperti Morata, Jimenez berjuang membawa AC Milan memenangkan Supercoppa Italiana 2024/2025. Pemain yang kini berusia 21 tahun ini tercatat menorehkan 2 assist dari 34 pertandingan di berbagai kompetisi. Agar mendapat lebih banyak kesempatan tampil, dirinya dipinjamkan kepada Bournemouth pada tenggat waktu musim panas 2025. Setelah menyelesaikan peminjaman, ia dipermanenkan oleh The Cherries pada musim panas 2026.
Ketiga pemain berkebangsaan Spanyol di atas menjadi yang terakhir membela AC Milan. Gila didatangkan guna memperkokoh tembok pertahanan I Rossoneri. Sementara, Morata berkarier bersama Como 1907 dan Jimenez dipinjamkan oleh Bournemouth ke Fiorentina.
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.