Muhammad, Remaja Putus Sekolah demi Ibu Kini Dapat Pendidikan Gratis-Diberi Lapak

Muhammad, Remaja Putus Sekolah demi Ibu Kini Dapat Pendidikan Gratis-Diberi Lapak

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Pusat memberikan bantuan pendidikan gratis bagi Muhammad Yusuf (16), remaja yang putus sekolah demi membantu ibunya berjualan roti dan menjual jasa sketsa wajah.

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin sudah bertemu langsung dengan keluarga Muhammad di rumahnya, Gang Sentiong, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (16/7/2026) kemarin.

Arifin menyebut Pemkot Jakarta Pusat memastikan Muhammad bisa kembali bersekolah melalui Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) secara gratis.

"Betul kemarin sudah bertemu. InsyaAllah hari Senin besok sudah bisa mulai kembali bersekolah di PKBM Muslimin Kramat," kata Arifin saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat, Jumat (17/7/2026).

Walikota Jakarta Pusat, Arifin saat menemui Muhammad Yusuf (16) remaja yang putus sekolah demi membantu sang ibu mencari uang dengan menjual roti dan membuka jasa sketsa wajah di Jakarta Pusat
Walikota Jakarta Pusat, Arifin saat menemui Muhammad Yusuf (16) remaja yang putus sekolah demi membantu sang ibu mencari uang dengan menjual roti dan membuka jasa sketsa wajah di Jakarta Pusat

Arifin memastikan Muhammad bisa langsung bersekolah tanpa perlu memikirkan administrasi dan biaya karena sudah ditanggung pemerintah.

Saat dihubungi secara terpisah, Muhammad membenarkan kunjungan dan kabar gembira tersebut.

Ia mengaku sangat antusias bisa kembali mengenyam pendidikan setelah sebelumnya terpaksa mengubur mimpi bersekolah akibat himpitan ekonomi.

"Alhamdulillah, excited gitu siu mau sekolah lagi. Mulai besok Senin sudah bisa masuk katanya di PKBM," kata Muhammad saat dihubungi melalui telepon.

Remaja yang bercita-cita menjadi pengusaha dan seniman ini menjelaskan, sistem belajar di PKBM Muslimin berbentuk pendidikan kesetaraan Paket C.

Muhammad mengaku sengaja meminta agar dimasukkan ke sekolah Paket C agar bisa tetap memiliki waktu luang untuk membantu sang ibu berjualan.

"Rencananya sih kayak bisa daring gitu, daring dari rumah ngerjainnya. Terus ngumpulin tugasnya pas hari Jumat datang ke PKBM," jelasnya.

Dengan sistem belajar jarak jauh tersebut, Muhammad memastikan rutinitas hariannya berjualan roti buatan sang ibu dan melukis wajah di kawasan Stasiun Sudirman hingga Bundaran HI tidak akan terganggu.

Pasalnya, kata dia, ia tetap membutuhkan uang untuk membantu kebutuhan sehari-hari bersama sang ibu.

"Iya, insyaallah tetap (bisa sambil jualan). Tetap di Stasiun Sudirman ke HI, cuma bisa sambil ngerjain tugas-tugas untuk ngejar ijazah Paket C," ucap Muhammad.

Dijanjikan Lapak UMKM

Selain bantuan pendidikan gratis untuk Muhammad, Pemerintah Kota Jakarta Pusat rupanya turut menjanjikan bantuan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bagi ibundanya.