JAKARTA, KOMPAS.com - Persaingan industri otomotif nasional semakin ketat dengan kehadiran berbagai merek asal China yang agresif menawarkan produk baru di hampir seluruh segmen. Meski demikian, Ford RMA Indonesia mengaku tidak terlalu memusingkan langkah para kompetitor tersebut.
Produsen otomotif asal Amerika Serikat itu menilai lini produk yang dipasarkan di Indonesia memiliki karakter dan pasar tersendiri, sehingga tidak bersaing secara langsung dengan mayoritas merek China yang kini gencar berekspansi.
Punya Segmen Sendiri
Roelof Lamberts, Direktur Regional RMA Indonesia, mengatakan, pada beberapa segmen pabrikan China memang tampil cukup agresif. Namun, kondisi tersebut tidak mengubah strategi Ford dalam memasarkan produknya di Indonesia.
"Tapi, sebenarnya saya tidak berkomentar tentang persaingan secara umum. Dan seperti yang saya katakan sebelumnya, saya pikir dengan produk kami, pada dasarnya kami berada di segmen kami sendiri," ujar Roelof, kepada wartawan, saat ditemui di Bogor, belum lama ini.
Menurut Roelof, Ford saat ini lebih fokus menawarkan produk yang memiliki nilai jual berbeda, terutama di segmen pikap dan SUV premium. Karena itu, perusahaan tidak menjadikan merek-merek asal China sebagai acuan utama dalam menyusun strategi bisnis di Indonesia.
"Jadi, kami sebenarnya tidak melihat merek-merek Tiongkok," kata Roelof.
Fokus Perkuat Produk Premium
Pernyataan tersebut sejalan dengan langkah Ford RMA Indonesia yang baru saja memperkenalkan Ranger Platinum, Ranger Wildtrak V6, serta Everest Platinum. Ketiga model tersebut diposisikan sebagai kendaraan premium dengan mesin diesel V6 3.0 liter yang menyasar konsumen yang mengutamakan performa, kemampuan jelajah, sekaligus kenyamanan.
Melalui strategi tersebut, Ford memilih memperkuat posisinya pada segmen yang lebih spesifik dibandingkan terjun ke persaingan volume dengan merek-merek yang bermain di kelas kendaraan massal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang