Jakarta, IDN Times – Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI memastikan tidak membagikan buku ke desa, taman baca masyarakat (TBM), lembaga pemasyarakatan (lapas), hingga puskesmas sepanjang 2026 akibat keterbatasan anggaran.
Kepala Perpusnas RI, Aminudin Aziz, mengatakan program pembagian 1.000 buku di setiap lokasi yang berjalan pada 2024-2025 dan mendapat respons positif dari masyarakat terpaksa dihentikan tahun ini.
"Kami membuat program pembagian buku ke setiap desa, taman baca masyarakat, lapas, Puskesmas tahun 2024 sampai 2025. Satu lokus seribu buku yang disambut sangat luar biasa, dimanfaatkan dengan sangat baik, dan mendapatkan respons yang sangat-sangat positif. Tapi tahun 2026 ini tidak bisa kami kerjakan karena tidak ada uangnya," ucap kata Aminudin dalam rapat kerja dikutip dalam YouTube Komisi X DPR, Minggu (19/7/2026).