KOMPAS.com - Proses kepindahan pemain Borussia Dortmund, Karim Adeyemi, menuju raksasa Liga Spanyol (LaLiga), Barcelona, tampaknya tinggal menunggu waktu saja.
Karim Adeyemi dilaporkan telah merampungkan serangkaian tes medis di Barcelona dan kini hanya menanti rilis resmi untuk mulai berseragam salah satu raksasa Liga Spanyol tersebut.
Saat ini, Karim Adeyemi dijadwalkan akan segera menandatangani kontrak kerjanya sekembalinya Presiden Klub Joan Laporta dan Direktur Olahraga Deco dari Amerika Serikat.
Dinamika bursa transfer ini diperkirakan akan mencapai titik puncaknya dengan pengumuman resmi pada awal pekan depan, sekaligus mengonfirmasi kehadiran sang pemain di kompetisi LaLiga.
Perpisahan Hangat di Ruang Ganti
Di tengah penantian peresmian tersebut, kubu Borussia Dortmund tampak sudah ikhlas melepas salah satu penyerang paling berbayaha milik mereka.
Klub Bundesliga itu secara terbuka telah mengucapkan salam perpisahan.
Pelatih kepala Niko Kovac mengonfirmasi momen emosional ini pasca-kemenangan 3-1 timnya atas RW Oberhausen dalam sebuah laga persahabatan.
“Kami sudah mengucapkan selamat tinggal padanya,” ungkap Kovac dikutip dari Barca Universal, Minggu (19/7/2026).
“Saat Karim berada di ruang ganti untuk terakhir kalinya, kami semua mengucapkan selamat tinggal dan bahkan mengobrol sebentar.”
“Kami mendoakan yang terbaik untuknya jika semuanya berjalan lancar, dan kami yakin itu akan terjadi.”
“Sekarang kami fokus pada para pemain yang sudah ada di sini dan mereka yang akan bergabung dengan kami,” tambahnya.
Tantangan Mencari Suksesor
Kepergian bintang mudanya ke Spanyol tentu meninggalkan lubang di lini serang Die Borussen.
Sang pelatih asal Kroasia tersebut memberikan penilaian jujur bahwa mencari suksesor yang sepadan bukanlah tugas yang mudah.
Ia secara khusus menyoroti aspek kecepatan yang akan sangat dirindukan oleh timnya menjelang musim baru.
“Karim memiliki kelebihannya, itu jelas. Yang pasti akan kita kehilangan adalah kecepatan. Dengan kecepatannya, kita mampu menciptakan situasi berbahaya,” tegas Niko Kovac.
“Tapi kami sedang mengusahakannya. Kami akan melakukan segala upaya untuk menemukan pengganti yang sesuai atau bahkan yang lebih baik untuk para pemain yang telah pergi. Ini akan sulit,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kesepakatan transfer antara kedua klub diyakini bernilai 22 juta euro atau setara Rp 451,8 miliar dengan tambahan bonus performa sebesar 7 juta euro (sekitar Rp 143,7 miliar) untuk pemain yang kontraknya sedianya berakhir pada 2027 tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang