KOMPAS.com - Klub Liga Italia (Serie A), Juventus, dikabarkan telah memasukkan nama Richarlison ke dalam daftar buruan mereka pada bursa transfer musim panas ini.
Situasi kontrak penyerang asal Brasil tersebut di Tottenham Hotspur membuatnya menjadi opsi yang sangat menarik bagi klub Serie A itu.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, dengan tegas menyadari tantangan yang dihadapi timnya menjelang kompetisi mendatang.
“Skuad kami perlu diperkuat atau ditingkatkan, dan di beberapa area bahkan perlu dilengkapi,” kata Luciano Spalletti dikutip dari Football Italia, Sabtu (18/7/2026).
“Kami harus melakukan pekerjaan penting, dan itu akan dilakukan,” tambah Spalletti.
Melansir dari La Gazzetta dello Sport, yang dilansir melalui CalcioMercato, rencana penambahan amunisi ini dapat diarahkan kepada Richarlison.
Kontrak sang pemain bersama Tottenham sejatinya baru berakhir pada 2027, namun ia dilaporkan tengah mencari lembaran baru usai menjalani masa-masa yang menantang selama di London.
Daya tarik kepindahan ini dinilai menguntungkan bukan sekadar dari aspek taktik di lapangan, melainkan juga masuk dalam hitung-hitungan finansial.
Saat direkrut pada 2022, nilai transfernya menyentuh 70 juta euro termasuk bonus.
Saat ini, valuasinya diperkirakan merosot di angka 25 juta euro dengan sisa kontrak satu tahun.
Selain itu, tuntutan gaji bersihnya yang berada sedikit di atas 3 juta euro masih sepenuhnya sesuai dengan kemampuan anggaran klub.
Peran Kunci Koneksi Masa Lalu
Faktor krusial yang diyakini bisa melancarkan langkah ini adalah kehadiran sosok Roberto De Zerbi.
Juru taktik tersebut dikabarkan tidak memandang sang penyerang sebagai pilar sentral dalam kerangka rencananya, sehingga memandangnya masuk dalam daftar pemain yang bisa dijual.
Lebih dari itu, relasi apik antara sang pelatih dengan figur kunci di jajaran direksi, Giovanni Carnevali, berpotensi menjadi jembatan negosiasi yang jitu.
Kolaborasi masa lalu keduanya ketika masih bekerja sama di Sassuolo diyakini bisa mempermudah proses kesepakatan apa pun.