KOMPAS.com - Perusahaan teknologi asal Korea Selatan, Samsung resmi meluncurkan kartu kredit pertamanya, Galaxy Card untuk pengguna di Amerika Serikat (AS), Selasa (21/7/2026).
Kehadiran Galaxy Card menandai langkah Samsung dalam memperluas ekosistem Galaxy ke layanan finansial. Kartu kredit ini hadir lebih dari tujuh tahun, setelah Apple memperkenalkan Apple Card.
Samsung Galaxy Card menawarkan berbagai keuntungan berupa cashback (imbalan tunai) untuk berbagai kategori transaksi, terutama pembelian produk-produk Samsung.
Kartu ini diterbitkan melalui kerja sama Samsung dengan Barclays US Consumer Bank dan menggunakan jaringan pembayaran Visa.
Perusahaan merancang Galaxy Card dalam dua versi, yakni kartu virtual dan kartu fisik berbahan logam dengan logo Samsung berwarna hitam.
Pendaftaran kartu kredit pertama Samsung dibuka mulai Rabu (22/7/2026). Pelanggan yang memenuhi syarat dapat mengajukan permohonan secara online, termasuk saat berbelanja di toko ritel Samsung di seluruh AS.
Sebagai penawaran awal, pemegang kartu baru disebut berkesempatan memperoleh bonus cashback senilai 200 dollar AS (sekitar Rp ) setelah membelanjakan 2.000 dollar AS dalam 90 hari sejak akun dibuka.
Selain itu, Galaxy Card juga menawarkan sejumlah benefit, antara lain sebagai berikut, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari laman resmi Samsung Newsroom:
- Cashback 5 persen untuk pembelian produk Samsung yang memenuhi syarat
- Cashback 3 persen untuk transaksi menggunakan Samsung Wallet
- Cashback 2 persen untuk pembayaran layanan streaming, seperti Netflix, Disney+, dan Spotify, serta
- Cashback 1 persen untuk seluruh transaksi lain
- Tersedia juga diskon 20 persen untuk Samsung VIP Advantage, serta cash rewards 5 persen saat membeli atau memperpanjang keanggotaan Samsung VIP Advantage.
Menurut Samsung, Galaxy Card dihadirkan sebagai opsi pembayaran baru bagi pengguna, baik untuk membeli perangkat Galaxy sebagai hadiah, atau untuk diri sendiri dan ingin memperoleh cashback dari transaksi sehari-hari.
Terintegrasi dengan Samsung Wallet
Samsung mengatakan, Galaxy Card terintegrasi dengan Samsung Wallet.
Dengan demikian, pengguna dapat menyimpan kartu kredit tersebut bersama kartu pembayaran lain yang kompatibel.
Perusahaan juga menyebut bahwa Samsung Wallet sendiri dirancang untuk mendukung ekosistem terbuka melalui integrasi dengan berbagai mitra.
Keamanan transaksi di dalamnya turut didukung platform keamanan Samsung Knox yang berjalan langsung di perangkat.
CEO Barclays US Consumer Bank, Denny Nealon mengatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan layanan perbankan digital yang terintegrasi dengan dompet digital Samsung.
Sementara itu, SVP sekaligus Head of North America Enablers, Merchants and Fintechs di Visa, Kirk Stuart mengatakan kolaborasi Samsung, Barclays dan Visa menghadirkan pengalaman pembayaran yang lebih terhubung sekaligus aman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang