5 Fitur Penting Apple Watch yang Harus Diaktifkan Secara Manual

5 Fitur Penting Apple Watch yang Harus Diaktifkan Secara Manual

Apple Watch sebenarnya sudah bisa langsung digunakan sejak pertama kali disambungkan ke iPhone, mulai dari untuk menerima notifikasi, melacak aktivitas olahraga hingga otomatis terhubung dengan AirPods lewat akun Apple. Tapi di balik itu, ada banyak fitur penting lain yang perlu diaktifkan secara manual agar pengalaman penggunaannya jadi lebih maksimal dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Menariknya, sebagian besar fitur penting yang nonaktif secara default ini tidak hanya tersedia di model terbaru, tapi juga masih bisa dinikmati di Apple Watch generasi lama yang tetap memiliki nilai tinggi untuk mendukung produktivitas, kebugaran, dan kualitas tidur. Berikut beberapa di antaranya.

1. Sleep Schedule dan berganti watch face secara otomatis

daniel-romero-WmcdCmHL3os-unsplash.jpg
ilustrasi Apple Watch (Unsplash/Daniel Romero)

Fitur Sleep Schedule di Apple Watch membantu pengguna memahami kualitas istirahat setelah aktivitas seperti begadang, olahraga berat, atau hari kerja biasa. Dengan mengaktifkan Sleep Focus lewat menu Focus di iPhone, Apple Watch akan melacak berbagai data penting seperti fase tidur, suhu pergelangan tangan, kadar oksigen darah dan detak jantung. Data ini kemudian diolah untuk memberi insight apakah tidur pengguna cukup, seberapa sering pengguna terbangun dan apakah target tidur tercapai. Pengguna juga bisa mengatur waktu wind down sebelum tidur agar tubuh lebih siap beristirahat. Selain itu, Focus Mode memungkinkan Apple Watch otomatis mengganti watch face sesuai aktivitas, misalnya ketika olahraga, kerja, bersantai, atau menjelang tidur.

2. Menjeda Activity Ring dan mengkustomisasi Workouts

watchOS 11 membawa perubahan penting untuk pengguna Apple Watch, terutama lewat fitur untuk menjeda Activity Ring kapan saja. Sekarang, pengguna bisa menahan progress harian tanpa takut streak hilang, entah itu untuk sehari, sampai minggu depan, bahkan lebih lama. Fitur ini cocok digunakan ketika butuh istirahat, pemulihan cedera atau sekadar liburan. Selain itu, ada fitur penting lain yang sering terlewat yaitu kustomisasi Workout. Lewat aplikasi Workout, pengguna bisa mengatur target dan metrik spesifik untuk tiap jenis latihan, misalnya lari dengan parameter tertentu atau berenang dengan pengaturan panjang kolam, sehingga pengalaman tracking jadi sesuai kebutuhan.

3. Type to Siri dan merubah perizinan notifikasi

daniel-romero-eX2wDKGHN10-unsplash.jpg
ilustrasi Apple Watch (Unsplash/Daniel Romero)

Sejak Apple Watch Series 7 hadir dengan layar lebih besar, pengguna bisa menikmati keyboard QWERTY langsung di layar, sehingga memungkinkan mengetik perintah ke Siri tanpa perlu berbicara. Fitur yang dinamai Type to Siri ini bisa diaktifkan lewat Settings > Accessibility > Siri, lalu cukup tekan dan tahan Digital Crown untuk memunculkan keyboard. Ke depannya, dengan pembaruan Siri di watchOS 27, fitur ini akan semakin sempurna karena Siri bisa mengakses data pribadi dan mencari informasi lebih kompleks dari internet. Selain itu, perizinan notifikasi juga penting untuk disesuaikan sendiri, karena meski awalnya notifikasi di pergelangan tangan terasa praktis, terlalu banyak notifikasi justru bisa mengganggu. Pengguna bisa merubahnya langsung dari notifikasi di Apple Watch, namun lebih efisien jika diatur lewat iPhone.

4. Menemukan AirTag dan kustomisasi Control Center

Fitur Precision Finding untuk AirTag di Apple Watch membutuhkan kombinasi perangkat baru seperti AirTag generasi kedua dan Apple Watch terbaru. Pengguna Series 9 atau Ultra 2 sudah bisa memanfaatkannya, sementara Series 11 atau Ultra 3 mendapat jangkauan lebih jauh berkat chip U2. Untuk mengaksesnya, cukup tambahkan widget Find AirTag di Control Center lalu pilih AirTag yang ingin dilacak. Berikutnya adalah fitur yang berfokus pada kustomisasi Control Center itu sendiri. Sejak watchOS 11, pengguna bisa mengedit Control Center dengan mudah, mulai dari menghapus fitur yang jarang digunakan, menambahkan yang lebih relevan, hingga memanfaatkan integrasi aplikasi pihak ketiga untuk akses lebih cepat.

5. Walkie-Talkie dan membayar via Apple Pay

quilia-cuLjtXvo5bw-unsplash.jpg
ilustrasi Apple Watch (Unsplash/Quilia)

Salah satu fitur yang sering dilupakan di Apple Watch adalah Walkie-Talkie yang sudah ada sejak watchOS 5. Fitur ini memungkinkan komunikasi suara cepat layaknya HT, meski harus diatur dulu secara manual dengan mengundang kontak dan menunggu mereka menerima. Setelah aktif, pengguna tinggal tekan dan tahan tombol untuk bicara, lalu lepaskan untuk mengirim pesan suara. Balasannya akan langsung terasa lewat getaran dan diputar ketika pengguna mengangkat pergelangan tangan. Selain itu, Apple Pay juga jadi fitur penting yang sebaiknya diaktifkan. Dengan menghubungkan kartu ke Apple Wallet lewat aplikasi Watch di iPhone, pengguna bisa melakukan pembayaran contactless hanya dengan double-click tombol samping tanpa perlu konfirmasi tambahan.

Demikian tadi ulasan mengenai beberapa fitur penting Apple Watch yang harus diaktifkan secara manual. Dari beberapa fitur di atas, mana yang menurutmu paling berguna dan sesuai dengan kebutuhanmu?