Diagnosis yang pahit setelah insiden terjatuh yang menimpa Jonas Vingegaard! Penantang utama Tadej Pogacar terpaksa mengakhiri Tour de France 2026 lebih awal

Diagnosis yang pahit setelah insiden terjatuh yang menimpa Jonas Vingegaard! Penantang utama Tadej Pogacar terpaksa mengakhiri Tour de France 2026 lebih awal

Pebalap yang menempati posisi kedua secara keseluruhan di Tour de France 2026 tidak lagi ikut serta dalam balapan. Jonas Vingegaard terpaksa mundur setelah mengalami kecelakaan parah.

Kecelakaan itu terjadi pada etape ke-15 pada hari Minggu, sekitar 25 kilometer sebelum garis finis. Di sebuah tikungan, Vingegaard terjatuh menabrak trotoar; tampaknya roda depannya tergelincir tepat sebelum mencapai trotoar tersebut.

Sebagaimana diumumkan oleh timnya, Visma Lease A Bike, pada Minggu malam, pembalap berusia 29 tahun itu mengalami patah tulang selangka. Vingegaard dijadwalkan akan menjalani operasi dalam beberapa hari ke depan.

  • Vingegaard terjatuh dengan keras tepat di tulang selangka, dan langsung terlihat jelas bahwa ia mengalami cedera parah. Hanya dalam hitungan detik, pemenang Tour de France 2022 dan 2023 itu dievakuasi dari lintasan dengan lengan terikat selempang dan dibantu oleh tim medis. Dengan demikian, balapan ini telah berakhir bagi penantang utama pemimpin klasemen umum sekaligus penguasa Tour de France, Tadej Pogacar.

    Vingegaard dan rekan-rekannya saat itu sedang berada di etape sepanjang 183,9 kilometer, tepatnya dalam perjalanan menuju tanjakan terakhir (Plateau de Solaison). Tim Visma Lease A Bike saat itu mengatur tempo balapan untuk membawa kapten mereka sedekat mungkin dengan kelompok pelarian.

    Isaac Del Toro, pembantu andalan Pogacar, juga menjadi salah satu nama besar yang terjatuh dalam kecelakaan tersebut. Namun, pembalap asal Meksiko itu mengalami cedera yang jauh lebih ringan daripada Vingegaard, sehingga ia dapat melanjutkan balapan setelah beberapa saat.

  • Vingegaard Pogacaar
    Getty Images

    Tour de France 2026: Jonas Vingegaard untuk pertama kalinya harus mundur lebih awal dari sebuah Grand Tour

    Memang, selama dua pekan pertama Tour 2026, Vingegaard—seperti pembalap lainnya—tidak memiliki peluang melawan Pogacar yang tampil luar biasa, namun ia berada di jalur yang tepat untuk menjadi runner-up dalam klasemen umum. Saat berada di posisi tersebut, selisih waktu Vingegaard dari pembalap Slovenia itu tepat empat setengah menit menjelang Etape ke-15.

    Persaingan untuk posisi kedua kini kembali memanas setelah kegagalan pahit yang dialami Vingegaard, yang untuk pertama kalinya harus mundur lebih awal dari sebuah Grand Tour. Remco Evenepoel dari tim Jerman Red Bull - Bora Hansgrohe berhasil naik menjadi pengejar terberat Pogacar berkat penampilan gemilangnya pada hari Minggu. Pembalap asal Belgia ini berhasil merebut kemenangan etape dalam duel melawan pemenang Tour de France empat kali tersebut, dan kini berada di posisi kedua dalam klasemen umum. Namun, selisih waktu Evenepoel sudah mencapai lima menit.

    Rekan setimnya, Florian Lipowitz, yang merupakan pembalap Jerman terbaik, juga berjuang untuk meraih tempat di podium. Posisi ketiga masih dalam jangkauan bagi pembalap berusia 25 tahun ini, yang finis di urutan kelima pada etape ke-15.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami