Banjir dan Longsor Terjang Kampung Lelipang Sangihe, Dua Jembatan Putus dan Rumah Warga Rusak

Banjir dan Longsor Terjang Kampung Lelipang Sangihe, Dua Jembatan Putus dan Rumah Warga Rusak

SANGIHE, KOMPAS.com - Bencana banjir dan tanah longsor melanda Kampung Lelipang, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.

Peristiwa yang dipicu hujan berintensitas tinggi sejak malam hari itu mengakibatkan dua jembatan putus serta merusak sejumlah rumah warga.

Dari data yang berhasil dihimpun, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerusakan infrastruktur dan permukiman warga cukup signifikan.

Dua unit jembatan dilaporkan putus akibat derasnya arus banjir. Selain itu, rumah milik keluarga Hiwoiang-Daud mengalami rusak berat, sedangkan rumah keluarga Manikome-Lumahedo mengalami rusak ringan.

Curah hujan intensitas sedang hingga tinggi

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kaban BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Wandu Labesi mengatakan, akibat dari curah hujan yang memiliki intensitas sedang sampai dengan tinggi di daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe ini, ada berbagai kerusakan yang ditimbulkan.

"Yang pertama, begitu banyak terjadi titik-titik longsor. Untuk longsor ini sementara dilakukan intervensi agar ruas jalan yang terkena material longsor bisa dibersihkan dan dapat dilewati kendaraan," ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Selain longsor, kerusakan juga dilaporkan terjadi pada sejumlah rumah warga di Kecamatan Tamako, Kecamatan Tabukan Selatan, dan Kecamatan Manganitu Selatan.

Pemda lakukan pendataan

Pemerintah daerah saat ini masih melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak sekaligus memantau perkembangan situasi di lapangan.

"Kami sementara melakukan pendataan dan akan terus memonitor perkembangan yang terjadi."

"Kami berharap Kapitalaung, camat dan lurah segera menginformasikan apabila ada fasilitas umum atau rumah masyarakat yang terdampak akibat curah hujan ekstrem ini," tutupnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang