Bahasa uang memindahkan buangan Al-Hilal dari Al-Ittihad ke Al-Ahli

Bahasa uang memindahkan buangan Al-Hilal dari Al-Ittihad ke Al-Ahli

"Sang Bangsawan" semakin dekat untuk merekrut mantan pemain "Sang Pemimpin"

Klub Al Ahli sudah selangkah lagi menuntaskan sebuah transfer baru selama bursa transfer musim panas, mengungguli tetangga sekaligus rival tradisional mereka, Al Ittihad.

Surat kabar Saudi "Al-Yaum" menyebutkan bahwa Abdullah Radif, mantan penyerang Al Hilal, sudah dekat untuk pindah ke Al Ahli, setelah kepindahannya ke Al Ittihad gagal pada bursa transfer musim panas saat ini.

Al Hilal mengumumkan kepergian Abdullah Radif dari skuad mereka secara permanen, setelah 5 tahun sejak ia dipromosikan ke tim utama, yang selama itu ia dipinjamkan ke klub Al Taawoun, Al Shabab, Al Ettifaq, dan Al Feiha.

Surat kabar Saudi itu menjelaskan bahwa Radif sebenarnya sudah menyepakati kepindahannya ke klub Al Ittihad pada bursa transfer musim panas yang sedang berlangsung ini, dengan kontrak berdurasi 3 musim, yang selama itu ia akan menerima 27 juta riyal, dengan rincian 9 juta di setiap musim.

Namun, Al Ittihad kembali memberi tahu pemain berusia 23 tahun itu bahwa tidak tersedia dana yang diperlukan untuk merampungkan transfer tersebut, yang membuat proses kepindahan itu terhenti.

Akibat gagalnya kepindahan ke Al Ittihad, Abdullah Radif cenderung menerima tawaran sebelumnya yang ia terima dari Al Ahli, untuk pindah ke skuad mereka secara gratis selama bursa transfer musim panas saat ini.

Radif diperkirakan akan menjadi penyerang ketiga bagi klub Al Ahli, bersaing dengan pemain Brasil Ricardo Matias, di belakang pemain Inggris Ivan Toney dan pemain Saudi Firas Al Buraikan.

Perlu diingat bahwa pengalaman terakhir penyerang muda Saudi itu adalah bersama klub Al Feiha selama paruh kedua musim lalu, dan selama itu ia hanya tampil dalam 8 pertandingan, tanpa mencetak satu gol pun, sementara ia membuat dua assist.