Atlet wushu Indonesia Samuel Marbun memasang target medali emas pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya.
Ambisi besar tersebut dicanangkan demi meningkatkan prestasinya usai meraih medali perak pada Asian Games 2022 yang digelar 2023 di Hangzhou, China.
Samuel menegaskan tekadnya untuk mengubah warna medali yang diraihnya empat tahun lalu. Keberhasilan menyabet emas di SEA Games Kamboja menjadi pendorong utama rasa optimisnya.
"SEA Games kemarin [2025] tuh emas, kalau Asian Games kemarin 2023 dapat perak. Ya mudah-mudahan kita harus yakin ya, biar warna silver kemarin bisa diganti jadi warna emas di Asian Games nanti," kata Samuel saat ditemui di GBK Arena, Selasa (21/7).
"Ya mudah-mudahlah, kita harus yakin ya, biar warna silver diganti jadi warna emas itulah," sambung Samuel menegaskan ambisinya.
Atlet yang bertarung di nomor sanda kelas 65 kg tersebut juga terus mematangkan kesiapan fisik dan taktik bertandingnya. Evaluasi mendalam terhadap calon-calon lawan kuat terus dilakukan bersama tim pelatih.
Keyakinan tinggi yang dimilikinya berlandaskan pada kedisiplinan serta porsi latihan ekstra yang dijalaninya. Dirinya siap menghadapi persaingan ketat dari petarung unggulan Tiongkok maupun lawan potensial lainnya.
"Peta persaingan yang saya lihat ada China, Filipina, sama Vietnam yang sudah mulai bagus, tapi yang buat optimis itu latihan kita sudah maksimal dan ikuti semua arahan pelatih. Dari disiplin istirahat, makan, tidur sudah kita jalani, jadi kunci utamanya yang pasti harus yakin itulah," ujar Samuel.
"Evaluasi yang pasti dari teknik ya, bagaimana saya menganalisa lawan satu per satu yang satu kelas dengan saya. Saya cari kelebihan dan kekurangannya lalu dicocokkan dengan diri kita sendiri, jadi harus yakin sama teknik yang sudah dilatih," lanjut atlet kelahiran Sumatra Utara tersebut.
Sektor wushu Indonesia sendiri selalu menjadi lumbung medali emas pada ajang olahraga Asia. Capaian konsisten tersebut dibuktikan melalui torehan emas Lindswell Kwok pada 2018 serta Harris Horatius pada edisi 2022.
Meski masih membutuhkan tambahan lawan sparing internasional, khususnya dengan atlet Tiongkok, Samuel tetap menambah porsi latihan mandiri.
Pada sisi lain, CdM Todotua Pasaribu pun berjanji akan mengupayakan fasilitas uji coba ke Tiongkok demi menjaga tradisi emas wushu.
(afr/afr/jun)