1. Unai Simon memberikan pembuktian yang meyakinkan
2. Pau Cubarsi solid pada debutnya di turnamen mayor
3. Marc Cucurella memainkan peran bek sayap dengan sempurna
Pemain Spanyol ketiga yang tidak tergantikan di Piala Dunia 2026 adalah Marc Cucurella. Ia berhasil menjaga statusnya sebagai bek kiri utama. Cucurella memang sudah memainkan peran tersebut dari EURO 2024. Namun, ketika itu, ia sempat dicadangkan pada pertandingan terakhir fase grup dan digantikan Alejandro Grimaldo pada menit 66 pada 16 besar.
Di Piala Dunia 2026 ini, Cucurella sama sekali tidak memberi celah kepada Grimaldo untuk menggantikannya. Pemain setinggi 1,73 meter tersebut tampil begitu solid dalam bertahan. Aksinya yang paling menonjol adalah saat membuat recoveries. Ia selalu cekatan dalam melakukannya. Selain itu, Cucurella juga kuat dalam duel 1 lawan 1.
Tidak hanya defensif, Cucurella juga sangat aktif dalam menyerang. Ini setidaknya terlihat dari dua assist yang dibuatnya yang menghasilkan kemenangan 3-0 atas Austria pada 32 besar. Ia mengirim crossing yang akurat yang memudahkan Mikel Oyarzabal mengemas brace. Bahkan, Cucurella juga sebetulnya mencetak gol. Sayangnya, wasit menganulirnya.
Jumlah pergantian pemain yang terbatas memaksa Luis de la Fuente membuat pertimbangan yang sangat jeli setiap kali akan melakukannya. Pada akhirnya, semua rotasi yang penuh perhitungan tersebut menghasilkan gelar juara. Salah satunya adalah gol tunggal kemenangan mereka pada final yang berasal dari kombinasi Nico Williams dan Ferran Torres yang sama-sama merupakan pemain pengganti.
Unai Simon, Pau Cubarsi, dan Marc Cucurella menjadi tiga pemain yang sama sekali tidak tergantikan. Uraian di atas sedikit menggambarkan mengapa itu bisa terjadi. Menariknya, situasi serupa juga terjadi ketika Spanyol menjadi juara kompetisi ini untuk pertama kali pada 2010. Saat itu, ada tiga pemain yang tidak tergantikan. Mereka juga berposisi kiper (Iker Casillas), bek tengah (Gerrard Pique), dan bek kiri (Joan Capdevilla).