Viral Dugaan Pelecehan di Studio Jaksel: Polisi Cek CCTV, Minta Korban Lapor

Viral Dugaan Pelecehan di Studio Jaksel: Polisi Cek CCTV, Minta Korban Lapor

Polres Metro Jakarta Selatan merespons kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan di sebuah studio latihan di Jakarta Selatan yang viral di media sosial. Polisi telah mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi agar kasus tersebut dapat diproses.

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Linda mengatakan, hingga kini korban belum memberikan respons terkait arahan tersebut.

“Sudah diarahkan untuk buat laporan, namun korban belum ada respons,” ujar Linda saat dikonfirmasi kumparan, Kamis (16/7).

Nurma mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa rekaman CCTV di lokasi. Namun, penyelidikan masih terus dilakukan.

“Sudah cek TKP. Namun masih tetep pendalaman ya. Dari CCTV tidak terbukti,” kata Nurma.

Ia menegaskan korban dapat membuat laporan apabila ingin menempuh jalur hukum. Menurutnya, pihak manajemen studio juga siap memfasilitasi proses pelaporan.

“Sangat difasilitasi dari manajemen/pengelola,” kata Linda.

Sebelumnya, unggahan di media sosial Threads mengenai dugaan pelecehan seksual di sebuah studio latihan di Jakarta Selatan menjadi viral.

Berdasarkan penuturan korban dalam unggahannya, peristiwa itu terjadi saat ia mandi setelah mengikuti kelas yoga. Korban mengaku memergoki seseorang merekam dirinya menggunakan kamera ponsel yang dipasang pada tongkat swafoto (tongsis).

Korban mengaku sempat melapor kepada pihak studio dan meminta akses rekaman CCTV. Namun, menurut pengakuannya, permintaan tersebut ditolak dengan alasan privasi.

Dalam unggahan itu, korban juga menduga pelaku telah memahami setiap sudut tersembunyi di dalam studio dan mempersiapkan aksinya. Ia berharap kasus tersebut tidak dianggap sepele dan pelaku dapat segera ditemukan.