Para bintang dan pelatih menyerangnya... Stadion final Piala Dunia menjadi sorotan

Para bintang dan pelatih menyerangnya... Stadion final Piala Dunia menjadi sorotan

Apakah stadion akan menjadi penghalang bagi keseruan final Piala Dunia?

Stadion tempat pertandingan final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko kini menjadi sorotan, sekitar 72 jam menjelang dimulainya pertandingan.

Timnas Spanyol akan berhadapan dengan timnas Argentina pada hari Minggu mendatang di Stadion MetLife, New Jersey, dalam pertandingan final Piala Dunia tersebut.

Surat kabar Spanyol "AS" melaporkan beberapa kritik yang ditujukan kepada stadion tersebut oleh sejumlah bintang dan pelatih yang pernah bermain di sana selama pertandingan Piala Dunia edisi ini.

Stadion tersebut mendapat kritik tajam dari beberapa bintang, seperti pemain Brasil Vinícius Júnior, yang mengatakan, “Rumputnya kering dan keras,” sementara Adrian Rabiot, bintang timnas Prancis, menyebutnya bukan rumput.

Sedangkan kritik paling menonjol datang dari Ståle Solbakken, pelatih timnas Norwegia, yang mengatakan bahwa lapangan tersebut tampak seperti rumput sintetis.

Surat kabar tersebut menjelaskan bahwa lapangan tersebut awalnya buatan untuk menyesuaikan dengan sepak bola Amerika, sebelum diubah menjadi rumput alami, disertai beberapa perbaikan yang diminta oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), namun hal itu tampaknya belum cukup.

Stadion tersebut telah menjadi tuan rumah 7 pertandingan di Piala Dunia 2026 hingga saat ini, dengan 5 di antaranya pada babak penyisihan grup, yaitu antara Brasil dan Maroko, Prancis dan Senegal, Norwegia dan Senegal, Jerman dan Ekuador, serta Inggris melawan Panama.

Stadion MetLife juga telah menjadi tuan rumah dua pertandingan di babak gugur, yaitu antara Prancis dan Swedia di babak 32 besar, serta Brasil dan Norwegia di perempat final, sementara pertandingan final antara Spanyol dan Argentina akan menjadi pertandingan kedelapan.