Sekali dalam 78 Tahun, Bobby Nasution Jadi Gubernur Sumut Pertama yang Berkantor di Kepulauan Nias

Sekali dalam 78 Tahun, Bobby Nasution Jadi Gubernur Sumut Pertama yang Berkantor di Kepulauan Nias

KOMPAS.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menjadi gubernur pertama yang berkantor di Kepulauan Nias sejak Provinsi Sumut berdiri 78 tahun lalu.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mempercepat pembangunan dan mengatasi ketertinggalan di wilayah kepulauan itu.

Selama ini, Kepulauan Nias kerap dipandang sebagai kawasan terluar yang jauh dari pusat pemerintahan.

Melalui agenda berkantor langsung di wilayah tersebut, Bobby ingin memastikan pemerintah hadir lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan.

Selama sekitar sepekan, pada 15-20 Juli 2026, Bobby mendorong sejumlah program strategis di Kepulauan Nias.

Program tersebut meliputi pembangunan SMKN 1 Gido dan SMA Unggulan Sukma, percepatan perbaikan jalan Nias Barat-Nias Selatan, pembangunan Jembatan Mo'awo dan pelabuhan roll-on/roll-off (Ro-Ro), peningkatan layanan kesehatan di Nias Selatan, revitalisasi situs megalitik Tetegewo dan Bawomataluo, serta pemberian bantuan kepada nelayan dan masyarakat di Nias Barat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap mengatakan, sejak Provinsi Sumut berdiri, agenda "berkantor di Nias" baru pertama kali dilaksanakan.

"Gubernur-gubernur sebelumnya mungkin sering juga berkunjung ke Nias, tetapi istilah berkantor di Nias memang baru ada pada masa Gubernur Bobby Nasution," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (24/7/2026).

Erwin menyebutkan, Bobby telah mencanangkan agenda berkantor di Kepulauan Nias selama tiga bulan secara bergantian dengan Wakil Gubernur Sumut Surya.

"Baru kali ini ada gubernur yang benar-benar berkantor di Kepulauan Nias dan berupaya menghadirkan pembangunan di daerah ini," ujarnya.

Erwin menilai, kehadiran Bobby di Kepulauan Nias selama sepekan telah memberikan dampak positif terhadap percepatan pembangunan di wilayah tersebut.

"Kami berupaya sekuat tenaga untuk mewujudkan cita-cita Pak Bobby Nasution membangun Nias dan mengejar ketertinggalannya," katanya.

Memasuki pekan kedua, agenda berkantor di Kepulauan Nias dilanjutkan oleh Wakil Gubernur Sumut Surya. Setelah itu, Bobby dijadwalkan kembali ke Nias untuk melanjutkan penyelesaian berbagai persoalan pembangunan.

Saat ini, empat kabupaten di Kepulauan Nias masih berstatus daerah tertinggal, yakni Kabupaten Nias, Nias Utara, Nias Selatan, dan Nias Barat.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Pemprov Sumut memprioritaskan percepatan pembangunan di kawasan itu.

"Pak Gubernur dan Wakil Gubernur akan terus bergantian berkantor di Nias. Keduanya akan bekerja keras menyelesaikan berbagai persoalan di Nias. Kami berharap upaya ini mendapat dukungan penuh dari seluruh masyarakat," kata Erwin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang