KOMPAS.com - Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina bukan hanya menghadirkan persaingan juara Eropa melawan juara dunia.
Lebih dari itu, partai puncak itu juga menjadi ajang pertemuan dua pelatih dengan hubungan istimewa, Luis de la Fuente dan Lionel Scaloni.
Timnas Spanyol datang ke final Piala Dunia 2026 dengan modal kemenangan 2-0 atas Perancis di semifinal.
Sementara itu, Argentina harus bekerja keras sebelum menyingkirkan Inggris dengan skor 2-1.
Di balik persaingan memperebutkan trofi, De la Fuente dan Scaloni memiliki ikatan sejak beberapa tahun lalu.
Pelatih Spanyol itu pernah menjadi pengajar Scaloni ketika mantan bek Argentina tersebut mengikuti kursus kepelatihan di akademi Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) di Las Rozas.
Setelah membawa Spanyol mengalahkan Perancis, De la Fuente sempat mengaku akan senang jika bertemu Argentina di final.
Pernyataannya bukan karena menganggap Albiceleste sebagai lawan lebih mudah.
Ucapan tersebut lahir dari hubungan baik antara dirinya dan Scaloni.
Keduanya pernah bekerja bersama pada 2017, saat Scaloni baru mengakhiri karier sebagai pemain dan mulai menekuni dunia kepelatihan.
Saat itu, De la Fuente masih bertugas membina tim kelompok umur Spanyol sekaligus menjadi salah satu pembimbing bagi peserta kursus kepelatihan, termasuk Scaloni.
Tak banyak yang menyangka hubungan guru dan murid tersebut akhirnya membawa mereka bertemu di final Piala Dunia.
Scaloni Tak Lupa Peran Luis de la Fuente
Scaloni beberapa kali mengungkapkan rasa hormat kepada De la Fuente.
Saat Copa America 2024 berlangsung, pelatih Argentina itu mengingat bantuan besar De la Fuente selama mengikuti pendidikan kepelatihan di Las Rozas.
"Luis telah sangat membantu kami yang mengikuti kursus kepelatihan di Las Rozas. Saya telah mengobrol dengannya dan saya mendoakan yang terbaik untuknya," kata Scaloni sebelum kemenangan Argentina atas Ekuador di perempat final Copa America.