“Minggu depan kami akan mengambil keputusan” – Mauricio Pochettino mengatakan ia akan segera memutuskan masa depannya bersama USMNT

“Minggu depan kami akan mengambil keputusan” – Mauricio Pochettino mengatakan ia akan segera memutuskan masa depannya bersama USMNT

Mauricio Pochettino mengatakan bahwa ia diperkirakan akan mengambil keputusan mengenai masa depannya sebagai pelatih kepala Tim Nasional Sepak Bola Putra AS pada pekan depan. Pochettino dan Asosiasi Sepak Bola AS (U.S. Soccer) telah melakukan pembicaraan mengenai kemungkinan perpanjangan kontrak yang akan mempertahankan pelatih asal Argentina tersebut di jabatannya setelah kontraknya berakhir pasca Piala Dunia ini.

  • Mauricio Pochettino
    Getty

    Masa depan Pochettino

    Sebelum dimulainya Piala Dunia, baik Pochettino maupun CEO Asosiasi Sepak Bola AS (U.S. Soccer) JT Batson mengatakan bahwa kedua belah pihak telah membahas kemungkinan masa depan yang akan mempertahankan sang pelatih bersama tim hingga setelah Piala Dunia 2026. Keduanya membahas perpanjangan kontrak saat makan malam di New York menjelang turnamen tersebut, sebelum sepakat untuk menunda pembicaraan hingga setelah berakhirnya Piala Dunia.

    Perjalanan tim tersebut berakhir saat menghadapi Belgia di babak 16 besar dan, setelah pertandingan itu, Pochettino mengatakan bahwa belum waktunya untuk memutuskan masa depannya. Sebaliknya, ia membutuhkan waktu untuk "beristirahat dan merenung" sebelum memikirkan langkah selanjutnya.

    Minggu ini, ia ditanya mengenai masa depannya oleh stasiun radio Spanyol Cadena Cope, dan Pochettino mengatakan keputusan akan diambil minggu depan.

  • Mauricio Pochettino, USMNT
    Getty

    Apa yang dikatakan Pochettino

    "Kami sedang mengevaluasinya, mempertimbangkannya," katanya kepada Cadena Cope. "[U.S. Soccer] telah mengajukan tawaran kepada saya untuk melanjutkan, dan kita lihat saja nanti. Minggu depan kami akan mengambil keputusan."

  • United States v Germany - International Friendly
    Getty Images Sport

    Batson soal masa depan Pochettino

    Pada hari Kamis di Atlanta, Batson bertemu dengan para wartawan untuk pertama kalinya sejak timnas AS tersingkir dari Piala Dunia. Dalam diskusi tersebut, ia ditanya mengenai masa depan Pochettino.

    "Seperti yang sudah kami sampaikan, kami akan mengambil jeda setelah Piala Dunia untuk beristirahat dan memulihkan diri," katanya. "Saya tidak sempat banyak beristirahat atau memulihkan diri, tetapi kami sangat antusias dengan diskusi-diskusi ini. Mereka telah aktif dalam perencanaan jangka panjang. Sebagai contoh terbaru, kami sedang aktif berdiskusi dengan Steve [Cherundolo] mengenai peran di tim U-23, dan kami merupakan bagian penting dari proses tersebut. Kami merasa optimis dengan posisi kami secara keseluruhan, dan kami menantikan diskusi-diskusi tersebut."

    Batson juga merefleksikan apa yang akan terjadi selanjutnya bagi sepak bola Amerika setelah turnamen musim panas ini.

    "Ada banyak hal yang harus terpenuhi agar kami bisa terus memenangkan Piala Dunia di level putri, dan agar kami benar-benar bisa bersaing memperebutkannya di level putra," katanya. "Fokus kami adalah menempatkan diri dalam posisi terbaik untuk bisa mencapai hal itu. Tentu saja, performa tim senior kami penting, begitu pula kondisi tim nasional junior kami, kondisi jalur pengembangan talenta kami secara lebih luas, kondisi identifikasi dan pengembangan talenta kami, serta kondisi kepelatihan kami.

    "Saya rasa salah satu harapan kami adalah agar kami dapat melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam mengedukasi para penggemar dan pemangku kepentingan kami mengenai semua hal yang penting. Kami ingin menjadi seperti Argentina, kami ingin menjadi seperti Spanyol, yang bersaing di final."

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

  • Mauricio Pochettino USMNT 2026
    Getty Images

    Apa yang akan terjadi selanjutnya?

    Setelah Piala Dunia mereka berakhir, pertandingan-pertandingan berikutnya Tim Nasional Sepak Bola Pria AS (USMNT) akan digelar selama jendela pertandingan internasional bulan September, yang berlangsung dari 21 September hingga 6 Oktober.