JAKARTA, KOMPAS.com - KN SAR Ramawijaya milik Kantor SAR Mentawai terbakar saat menjalani proses perbaikan di galangan kapal kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (22/7/2026) malam.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menjelaskan bahwa kapal sepanjang sekitar 40 meter itu sedang menjalani pekerjaan perbaikan (docking) di galangan kapal saat insiden terjadi.
Selama proses perbaikan, sejumlah anak buah kapal (ABK) tetap berada di lokasi untuk mengawasi pekerjaan sebagai perwakilan pemilik kapal.
"Ya, kapal memang sedang dalam perbaikan di galangan ini gitu ya, masih dalam pekerjaan. Dan memang ada beberapa ABK yang melakukan pekerjaan untuk mengawasi sebagai pemilik kapal begitu," jelas Desiana saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, Rabu.
Menurut Desiana, pihaknya pertama kali menerima informasi kebakaran sekitar pukul 18.40 WIB.
"Informasi yang kami dapatkan bahwa tadi sekitar pukul 18.40 WIB itu terjadi ada percikan api. Kemudian dari tim kita juga langsung menyelamatkan diri," ungkap dia.
Ia memastikan seluruh 10 ABK yang berada di lokasi berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Meski demikian, Desiana mengaku belum dapat memastikan titik awal maupun penyebab kebakaran.
Menurut dia, penyelidikan masih dilakukan oleh pihak kepolisian.
Sebelumnya, Desiana juga membenarkan bahwa kapal yang terbakar di kawasan Jalan Tuna Raya, Muara Baru, merupakan milik Basarnas.
"Iya, lagi didocking," jelas dia saat dihubungi Kompas.com, Rabu (22/7/2026).
Sementara itu, Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, juga membenarkan adanya insiden kebakaran kapal tersebut.
"Iya, betul," ujar Gatot saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon WhatsApp, Rabu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang