Bek anyar Persija Jakarta, Denis Kolinger mengungkap peran krusial kompatriotnya, Marko Simic di balik keputusannya untuk bergabung dengan Macan Kemayoran.
Pemain asal Kroasia tersebut mengaku intens berkomunikasi dengan Simic yang merupakan legenda hidup Persija, sebelum akhirnya mantap menandatangani kontrak bersama tim besutan Shin Tae Yong.
"Ya, tentu saja. Tentu saya mengenalnya dan banyak orang Kroasia mengenalnya karena dia bermain di sini selama bertahun-tahun dan saya rasa dia adalah legenda di sini. Banyak pemain Kroasia juga menghormatinya. Kami berbicara hampir setiap hari," ujar Kolinger saat ditemui di sesi latihan Persija, Depok, Jumat (17/7).
Kolinger menambahkan, Simic tidak ragu meyakinkan dirinya bahwa Persija adalah pelabuhan terbaik untuk melanjutkan kariernya di Asia. Itu tak lepas dari status tim ibu kota sebagai klub paling masif di tanah air.
"Dia hanya mengatakan apa yang juga saya ketahui dan apa yang saya inginkan. Dia menyuruh saya untuk datang ke sini, dan pastinya, dia juga mengatakan bahwa ini adalah klub terbesar di sini, yang memang saya ketahui, dan hanya itu saja," kata Kolinger.
Meski baru bergabung dan melakoni empat sesi latihan, bek berpostur 199 cm ini mengaku tidak kesulitan beradaptasi. Ia bahkan mematahkan kekhawatiran publik terkait perbedaan cuaca ekstrem antara Eropa dan Jakarta.
"Sejujurnya, di negara saya cuacanya tidak terlalu berbeda dengan di Jakarta ini. Itu juga karena saya tinggal di Zagreb dan di sana juga sangat panas, bahkan terkadang lebih panas dari di sini, bisa mencapai 37 derajat. Jadi, saya rasa saya beradaptasi dengan cuaca di sini dengan sangat cepat," kata eks pemain NK Lokomotiva tersebut.
Kini, dengan dukungan penuh dari Simic serta adaptasi yang berjalan mulus, pemain berusia 32 tahun itu mengusung target tinggi untuk membawa Persija juara di bawah asuhan STY.
"Kami hanya memiliki satu tujuan musim ini, yaitu menjadi juara, dan itu saja," ucap Kolinger optimistis.
(dal/afr/dal)