JAKARTA, KOMPAS.com - Ford RMA Indonesia resmi memperkenalkan lini kendaraan terbarunya yang dibekali mesin V6 3.0 liter. Jajaran tersebut terdiri dari Ford Everest Platinum, Ranger Platinum, dan Ranger Wildtrak.
Kehadiran model terbaru ini menjadi bagian dari strategi Ford untuk memperkuat posisinya di segmen kendaraan premium, khususnya pikap dan SUV berpenggerak empat roda.
Direktur Regional RMA Indonesia Roelof Lamberts mengatakan, pihaknya menaruh harapan besar terhadap penerimaan pasar Indonesia, terutama untuk Ford Ranger yang dinilai memiliki potensi berkembang lebih besar.
Popularitas Pikap Masih Tertinggal
Menurut dia, budaya penggunaan kendaraan pikap di Indonesia sebenarnya tidak jauh berbeda dengan negara tetangga seperti Thailand. Namun, tingkat popularitas kendaraan jenis ini masih tertinggal.
"Karena lucunya, saya baru saja kembali dari Thailand, dan truk pikap sangat umum terlihat di jalanan Thailand, tetapi kurang begitu populer di Indonesia," ujar Roelof, kepada wartawan, saat ditemui di Bogor, Rabu (15/7/2026).
Roelof mengaku sempat mempertanyakan penyebab kendaraan pikap begitu diminati di Thailand, sementara di Indonesia belum mampu mencapai tingkat popularitas yang sama.
Padahal, menurutnya, kedua negara memiliki karakteristik yang cukup mirip, baik dari sisi budaya maupun kondisi infrastruktur, sehingga peluang penggunaan kendaraan pikap juga seharusnya sama besar.
"Jadi, saya bertanya-tanya, mengapa truk pikap jauh lebih populer di Thailand daripada di Indonesia? Karena pada dasarnya kita memiliki budaya yang sama, infrastruktur yang sama, jadi ini adalah kendaraan yang sangat serbaguna dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan, dan merupakan kendaraan yang sempurna untuk berkendara sehari-hari," kata Roelof.
Ingin Ciptakan Kelas Baru
Ia menilai salah satu daya tarik utama kendaraan seperti Ford Ranger adalah kemampuan yang dimilikinya. Bukan hanya mampu melintasi berbagai kondisi jalan, kendaraan ini juga tetap nyaman digunakan sebagai mobil harian.
"Senang rasanya jika Anda memiliki kendaraan yang Anda tahu memiliki kemampuan yang mumpuni, bukan? Saya pikir itu adalah poin yang kuat," ujarnya.
Roelof juga menilai segmen pikap premium masih belum banyak diisi oleh pemain lain. Kondisi tersebut membuat Ford memiliki peluang untuk membangun pasar baru sekaligus memperkuat identitas mereknya di Indonesia.
Alih-alih bersaing di pasar yang sudah padat, Ford memilih fokus menghadirkan produk dengan karakter berbeda dan menyasar konsumen yang membutuhkan kendaraan multifungsi dengan performa tinggi.
"Ini memang ceruk pasar, karena tidak banyak merek yang, katakanlah, berada di ruang lingkup ini. Jadi, kami agak unik, dan pada dasarnya kami berada di segmen kami sendiri. Jadi kita harus menciptakan kelas baru," kata Roelof.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang