JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya menyebut penyebab antrean panjang di sejumlah SPBU salah satunya adalah banyak masyarakat yang beralih dari BBM non-subsidi ke BBM subsidi.
"Kami bertanya terkait dengan kenapa ada antrean di dalam satu minggu terakhir ini terjadi di berbagai tempat di SPBU, di kota-kota yang ada di Indonesia. Dijelaskan (oleh BP MIGAS dan Pertamina) bahwa terkait dengan antrean tersebut mungkin disebabkan antara lain karena, pertama, adanya shifting daripada masyarakat yang tadinya menggunakan produk-produk BBM spek tinggi non-subsidi, beralih kepada BBM subsidi," ujar Bambang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Selain itu, Bambang mengungkapkan ada pula laporan terjadinya penyalahgunaan BBM subsidi oleh pihak-pihak tertentu, untuk kemudian dijual kembali ke industri.
"Kepala BP MIGAS beserta jajarannya seluruh anggota komite menyampaikan bahwa BP MIGAS juga sudah melakukan kontrol, dan juga sudah melakukan pengawasan. Bahkan sudah banyak melakukan operasi tangkap tangan, dan kemudian juga dalam kegiatannya juga melibatkan aparat hukum," jelas Bambang.
Untuk itu, Bambang menyampaikan, Komisi XII DPR meminta Pertamina Patra Niaga segera membereskan persoalan antrean di banyak SPBU.
"Segera untuk mengoptimalkan operasional mereka di dalam pelayanan kepada masyarakat, menambah jumlah jam daripada operasi SPBU. Kemudian juga terkait dengan armada transport itu dapat ditingkatkan, dapat ditambah jumlahnya, sehingga dengan demikian dapat segera menguraikan antrian-antrian yang ada di SPBU," imbuh Bambang.
Warga antre di SPBU
Wahyudi Munthe (31) mengaku resah saat hendak bekerja. Banyak SPBU di Jalan Kota Medan yang padat menyebabkan antrean kendaraan mengular, Senin (13/7/2026).
Ia terpaksa masuk ke barisan pengendara yang mengantre di SPBU Jalan HM Yamin, Kecamatan Medan Perjuangan. Sebab, BBM di tangki motornya sudah tinggal sedikit.
"Lama lah menunggu, aku rasa ada 30 menit lebih. Siang hari panas juga di sini, jadi lengkap sudah," kata Wahyudi.
Selain itu, terjadi pula antrean panjang di SPBU kawasan Sumatera Barat hingga Pamekasan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang