Pada hari Kamis, tersiar kabar duka bahwa pendukung setia Feyenoord, Hannie Sneepels, telah meninggal dunia pada usia 63 tahun. Sneepels dikenal oleh banyak penggemar sepak bola berkat wawancara emosional yang ia berikan kepada ESPN saat perayaan gelar juara Feyenoord pada tahun 2023.
Di Coolsingel, Sneepels menceritakan bahwa ia sangat ingin merayakan momen istimewa tersebut bersama putranya, yang baru saja meninggal dunia. Sebagai bentuk penghormatan, ia membawa foto putranya. Dengan kata-katanya yang tulus dan penuh kasih, ia meninggalkan kesan mendalam pada reporter Sinclair Bisschop dan banyak pemirsa di Belanda.
Kabar meninggalnya Sneepels diumumkan pada hari Kamis oleh sv Charlois, klub amatir tempat ia terlibat erat selama bertahun-tahun. “Sejak penggabungan klub, Hannie telah menjadi pendukung setia sv Charlois. Hannie, yang dulu pernah bermain di level kompetitif, sangat menyukai sepak bola wanita,” tulis klub tersebut.
“Berkat dukungan setianya selama bertahun-tahun dan ketertarikannya yang tulus pada orang lain, ia menjadi tamu yang selalu dinanti dan berhasil menempati tempat istimewa di hati banyak orang.” Sneepels juga merupakan pendukung setia tim Feyenoord Wanita.
Setelah pengumuman kematiannya, ESPN kembali menayangkan wawancara istimewa dari tahun 2023. Rekaman tersebut kembali memicu banyak emosi dan memicu berbagai ungkapan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Feyenoord pun menanggapi kepergian Sneepels. Melalui beberapa emotikon, klub tersebut menunjukkan betapa dalam kesedihannya atas kehilangan ini.
Dengan kecintaannya pada Feyenoord, keterlibatannya dalam sepak bola wanita, dan terutama penghormatan yang mengesankan kepada putranya, Hannie Sneepels meninggalkan kesan yang tak terhapuskan. Ia meninggal dunia pada usia 63 tahun.