Ribuan Suporter Argentina Padati Times Square Jelang Final Piala Dunia 2026 Kontra Spanyol

Ribuan Suporter Argentina Padati Times Square Jelang Final Piala Dunia 2026 Kontra Spanyol

Pantau - Ribuan suporter tim nasional Argentina memadati kawasan Times Square, Manhattan, New York, Amerika Serikat, pada Sabtu, 18 Juli 2026, atau sehari menjelang laga final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol di Stadion New York New Jersey.

Lautan Biru Putih Penuhi Times Square

Mayoritas pendukung Argentina mengenakan jersey kandang timnas dengan nama Lionel Messi di bagian punggung.

Suporter juga mengibarkan bendera Argentina, bendera bergambar Diego Maradona, serta bendera bernomor 10 milik Messi.

Mereka berkumpul di sekitar Patung George M. Cohan di sisi utara Times Square sambil menyanyikan lagu-lagu dukungan untuk tim nasional Argentina dan Lionel Messi.

Suporter dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua, terlihat memadati lokasi.

Sejumlah pendukung timnas Spanyol juga tampak berada di tengah kerumunan tanpa terjadi gesekan antarsuporter.

Semakin sore, jumlah pendukung yang datang terus bertambah dan yel-yel dukungan semakin menggema di pusat keramaian Manhattan.

Argentina dan Spanyol Berebut Gelar Juara

Final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026, pukul 15.00 waktu setempat di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat.

Argentina mengincar gelar juara dunia keempat setelah sebelumnya menjadi kampiun pada 1978, 1986, dan 2022.

Sementara itu, Spanyol bertekad meraih trofi Piala Dunia kedua setelah sukses menjadi juara pada edisi 2010.

Sebelum Piala Dunia 2026, kedua negara baru satu kali bertemu di ajang Piala Dunia, yakni pada fase grup edisi 1966 di Birmingham, Inggris.

Pada pertandingan tersebut, Argentina mengalahkan Spanyol dengan skor 2-1 melalui dua gol Luis Artime, sedangkan Spanyol mencetak satu gol lewat Jose Pirri.

Laga puncak Piala Dunia 2026 juga dijadwalkan dihadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, dan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum.