KOMPAS.com - Penyerang Inter Milan Lautaro Martinez menjadi pembeda pada laga Inggris vs Argentina di semifinal Piala Dunia 2026.
Lautaro Martinez turut andil mencetak gol kala laga Inggris vs Argentina di Stadion Atlanta, Kamis (16/7/2026) berakhir dengan skor 1-2.
Satu golnya pada menit ke-90+2 memastikan tim Tango mengunci tiket final Piala Dunia 2026 melengkapi gol sebelumnya dari Enzo Fernandez (85').
Sementara itu, Inggris hanya mampu mencetak satu gol melalui upaya Anthony Gordon pada menit ke-55 sekaligus membuka skor pada laga ini.
Terlepas dari hasil yang terjadi, penampilan Lautaro Martinez pada laga ini kembali menjadi bukti bahwa pemain 28 tahun itu memang spesialis pemain pengganti alias supersub.
Penampilan Lautaro saat menghadapi Inggris menjadi yang ketujuh baginya meski sejauh ini ia belum pernah merasakan pertandingan penuh.
Sang Penentu Kemenangan
Lautaro Martinez semula selalu tampil sebagai starter di lini depan Argentina sepanjang penyisihan grup.
Dari tiga laga yang dilakoni, kapten Inter Milan itu mencetak satu gol kala bersua Yordania dari titik putih.
Lautaro Martinez sempat buntu pada laga melawan Cape Verde hingga ia hanya diberi kesempatan bermain selama 63 menit oleh Lionel Scaloni.
Karena penampilan tersebut, Lautaro disimpan pada laga melawan Mesir dan dimasukkan pada babak kedua.
Lautaro memang tidak mencetak gol, namun ia sukses memberikan assist atas gol Enzo Fernandez yang sekaligus memastikan kemenangan 3-2 Argentina setelah tertinggal 0-2 terlebih dahulu.
Kepercayaan diri Lautaro Martinez meningkat, namun kembali ia harus tampil dari bangku cadangan.
Kebuntuan yang terjadi membuat Scaloni memasukkan Lautaro pada menit ke-85 menggantikan Rodrigo de Paul.
Ia pun menjadi penentu kemenangan Argentina dengan skor 3-1 lewat gol penutupnya pada akhir babak kedua perpanjangan waktu.
Lautaro Martinez kembali memberi magisnya saat laga melawan Inggris kala ia masuk sepuluh menit jelang babak kedua berakhir di saat Argentina tertinggal 0-1.