Kenapa Saeng Gang Balik ke Istana di Drakor The East Palace?

Kenapa Saeng Gang Balik ke Istana di Drakor The East Palace?

Roh Yoon Seo di drama The East Palace (instagram.com/netflixkr)
  • Saeng Gang kembali ke Istana Timur atas perintah Raja untuk menjalankan misi rahasia, memantau Gu Cheon, dan memanfaatkan kemampuannya mendengar suara hantu demi mematahkan kutukan kerajaan.
  • Di balik tugasnya, Saeng Gang menyimpan niat balas dendam terhadap dalang kematian ibunya yang dulu difitnah dan diusir dari istana karena dianggap membawa aib bagi keluarga kerajaan.
  • Setelah menemukan bahwa Sukbin Choi adalah pelaku sebenarnya di balik racun dan pembunuhan masa lalu, Saeng Gang selamat dari upaya peracunan dan memilih meninggalkan istana bersama Gu Cheon.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dalam The East Palace, Saeng Gang (Roh Yoon Seo) merupakan karakter utama perempuan yang awalnya ditunjukkan sebagai dayang istana. Ia tampak datang dari luar istana ketika pertama kali muncul. Kedatangannya ditujukan untuk membantu Gu Cheon (Nam Joo Hyuk) yang disuruh mematahkan kutukan misterius.

Namun, di balik itu, Saeng Gang ternyata terlahir sebagai putri tunggal sang raja. Ia memiliki hubungan buruk sama sang ayah setelah hidup di luar istana. Lalu, kenapa Saeng Gang memutuskan untuk kembali ke istana? Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Diberi misi rahasia

Roh Yoon Seo di drama The East Palace
Roh Yoon Seo di drama The East Palace (instagram.com/netflixkr)

Saeng Gang diperintahkan secara khusus oleh Raja (Cho Seung Woo) untuk menjalani sebuah misi rahasia di dalam istana timur. Ia dinilai mampu menjaga semua rahasia istana karena memang terlahir sebagai anggota keluarga kerajaan. Sang putri pun ditugaskan untuk mengawasi gerak-gerik Gu Cheon karena dikhawatirkan mengetahui aib kerajaan.

Di samping itu, Saeng Gang juga memiliki sebuah kemampuan khusus yang membuatnya bisa mendengar suara hantu. Selama ini, kemampuan tersebut telah dianggap sebagai kutukan memalukan bagi keluarga kerajaan. Sang Raja pun merasa demikian sehingga Saeng Gang di usir dari istana.

Meski begitu, pada akhirnya sang Raja memanfaatkan Saeng Gang yang punya kemampuan khusus tersebut. Perempuan ini pun ditugaskan sebagai partner yang akan membantu Gu Cheon. Bahkan, dirinya juga rela mempertaruhkan nyawa untuk mematahkan kutukan tersebut dan saling melindungi dengan pemburu hantu tersebut.

2. Ingin balas dendam

Roh Yoon Seo di drama The East Palace
Roh Yoon Seo di drama The East Palace (instagram.com/netflixkr)

Di sisi lain, ada sebuah alasan tersembunyi yang membuat Saeng Gang mau menerima titah Raja. Diam-diam, ia ingin melakukan balas dendam pada sosok yang mendalangi kematian sang ibu. Saeng Gang juga membuat kesepakatan sama Gu Cheon untuk memperlambat aksinya dalam mematahkan kutukan sampai dirinya bisa balas dendam.

Saeng Gang sendiri mengira bahwa ibu suri (Jang Young Nam) lah yang menjadi dalang utama. Di masa lalu, sang ibu merupakan seorang dayang istana rendahan yang disukai Raja sehingga dijadikan sebagai selir. Kehadiran sang ibu pun tak disukai oleh banyak orang karena dianggap memiliki status asli yang rendah.

Pada akhirnya, ibunya dituduh melakukan tindakan buruk yang membuatnya diusir dari istana. Saeng Gang juga ikut diusir oleh sang ayah karena ia hampir mengetahui aib kerajaan setelah mendengar informasi dari hantu. Sayangnya, sang ibu berakhir tewas secara tragis setelah diracuni oleh sosok misterius.

3. Mencari kebenaran

Roh Yoon Seo di drama The East Palace
Roh Yoon Seo di drama The East Palace (instagram.com/netflixkr)

Tak bertindak gegabah, Saeng Gang terlebih dahulu memastikan siapa dalang yang sesungguhnya. Ibu suri yang memang jahat pun tetap dikira sebagai pelaku utama. Hal itu membuatnya menyerang ibu suri yang menyebabkan kematian dayang kesayangan mendiang Raja hingga menjadi arwah kolam.

Namun, ternyata ada kebenaran lain di balik itu. Sukbin Choi (Hwang Young Hee) yang selama ini dianggap sebagai nenek berhati hangat sebenarnya telah bersikap manipulatif. Ia ternyata telah menjadi sosok yang telah meracuni ibu Saeng Gang demi mencapai ambisinya.

Sukbin Choi juga menjadi dalang atas kematian para saudara Raja di masa lalu. Ia menggunakan racun untuk melakukan pembunuhan namun menyamarkan kematiannya sebagai kutukan arwah kolam. Sukbin Choi juga menghabisi orang-orang yang telah membantunya agar kejahatannya terkubur. Ibu Saeng Gang pun berakhir dibunuh karena dirinya juga terlibat dalam kejahatan tersebut.

Ketika mengetahui kebenaran tersebut, Saeng Gang hampir saja kehilangan nyawa karena diracuni oleh sang nenek. Namun, ia langsung melepaskan jimat dan memberikan tubuhnya pada Putra Mahkota (Kwak Dong Yeon) yang telah menjadi roh jahat. Walau jiwanya hampir ditelan, pada akhirnya Saeng Gang berhasil selamat dari upaya peracunan tersebut.

Sementara itu, niatnya untuk balas dendam dengan membunuh pun tak jadi dilakukan. Ia memilih untuk pergi dari istana untuk mengikuti dan melindungi Gu Cheon yang ingin mengungkapkan kebenaran di balik kematian ibunya. Meski begitu, Sukbin Choi tetap mendapat karma karena hidupnya tak tenang akibat kehadiran roh gentayangan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.