7 Hal Tak Terduga Ini Ternyata Bisa Bikin Skor Kredit Kamu Anjlok

7 Hal Tak Terduga Ini Ternyata Bisa Bikin Skor Kredit Kamu Anjlok

ilustrasi pinjaman, skor kredit (vecteezy.com/Bigc Studio)
  • Skor kredit gak cuma dipengaruhi ketepatan bayar cicilan, tapi juga faktor lain seperti kenaikan limit kartu, penggunaan kartu bisnis, dan tagihan medis yang menunggak.
  • Menjadi penjamin pinjaman atau mengajukan pinjaman pribadi bisa berdampak pada skor kredit, terutama jika terjadi keterlambatan pembayaran dari pihak peminjam utama.
  • Kredit kendaraan dan KPR punya pengaruh besar terhadap skor kredit; disiplin membayar cicilan tepat waktu jadi kunci menjaga reputasi finansial tetap sehat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Banyak orang mengira skor kredit hanya dipengaruhi oleh kebiasaan membayar cicilan tepat waktu. Padahal, ada sejumlah faktor lain yang sering kali luput dari perhatian, tapi tetap ikut memengaruhi penilaian kreditmu.

Beberapa di antaranya bahkan berasal dari aktivitas keuangan yang terlihat biasa saja. Kalau gak dipahami sejak awal, hal-hal tersebut bisa membuat skor kredit turun tanpa disadari, lho.

Kabar baiknya, kamu bisa menghindari risikonya dengan memahami apa saja penyebabnya. Nah, berikut tujuh hal tak terduga yang ternyata dapat bikin skor kredit kamu anjlok.

Table of Content

1. Meminta kenaikan limit kartu kredit

7 Hal Tak Terduga Ini Ternyata Bisa Bikin Skor Kredit Kamu Anjlok
ilustrasi kartu kredit (magnific.com/pressfoto)

Meminta kenaikan limit kartu kredit memang terdengar menguntungkan. Dengan limit yang lebih besar, kamu memiliki ruang lebih luas untuk bertransaksi sekaligus menjaga rasio penggunaan kredit tetap rendah. Gak sedikit orang yang mengajukan kenaikan limit demi mempermudah pengelolaan keuangan sehari-hari.

Namun, proses pengajuan tersebut terkadang membuat penerbit kartu melakukan pemeriksaan kredit atau hard inquiry. Pemeriksaan ini bisa menyebabkan skor kredit turun beberapa poin untuk sementara waktu. Meski dampaknya umumnya gak besar, kondisi ini tetap perlu diperhitungkan jika dalam waktu dekat kamu berencana mengajukan pinjaman lain.

Di sisi lain, gak semua permintaan kenaikan limit akan berdampak negatif. Beberapa bank hanya melakukan soft inquiry yang gak memengaruhi skor kredit. Bahkan, ada juga penerbit kartu yang memberikan kenaikan limit secara otomatis berdasarkan riwayat penggunaan kartu yang baik.

2. Penggunaan kartu kredit bisnis

7 Hal Tak Terduga Ini Ternyata Bisa Bikin Skor Kredit Kamu Anjlok
ilustrasi food truck, bisnis kuliner, melayani pelanggan, entrepreneur (pexels.com/Kampus Production)

Kalau kamu memiliki usaha sendiri atau menggunakan kartu kredit bisnis, jangan langsung berasumsi bahwa aktivitasnya sepenuhnya terpisah dari kondisi keuangan pribadi. Pada beberapa jenis kartu kredit bisnis, penggunaan kartu tetap dapat berpengaruh terhadap profil kredit pemilik usaha. Hal ini terutama berlaku bagi pemegang akun utama.

Risikonya menjadi lebih besar ketika kamu memberikan kartu tambahan kepada karyawan. Semua transaksi yang dilakukan oleh pengguna tambahan tetap menjadi tanggung jawab pemegang akun utama. Jika ada penggunaan yang tak terkendali atau pembayaran terlambat, dampaknya bisa ikut memengaruhi catatan kreditmu, lho.

Karena itu, penting untuk membuat aturan penggunaan kartu kredit bisnis yang jelas. Batasi pengeluaran sesuai kebutuhan operasional dan selalu pantau transaksi secara berkala. Dengan begitu, kamu bisa meminimalkan risiko yang berpotensi merugikan skor kredit.

3. Tagihan medis yang belum dibayar

7 Hal Tak Terduga Ini Ternyata Bisa Bikin Skor Kredit Kamu Anjlok
ilustrasi tagihan medis, medical bill, kartu kredit (vecteezy.com/Tanyaporn Nakornchai)

Sebagian orang menganggap tagihan rumah sakit atau layanan kesehatan gak ada hubungannya dengan skor kredit. Padahal, tagihan medis yang dibiarkan menunggak dalam jangka waktu tertentu dapat dialihkan kepada perusahaan penagihan utang. Kondisi inilah yang kemudian bisa memengaruhi riwayat kredit.

Riwayat pembayaran merupakan salah satu faktor terpenting dalam penilaian skor kredit. Ketika tagihan medis masuk ke proses penagihan, catatan tersebut dapat muncul dalam laporan kredit. Akibatnya, skor kredit berpotensi mengalami penurunan.

Oleh karena itu, jangan menyepelekan tagihan medis meskipun nominalnya gak terlalu besar, ya. Jika memang mengalami kesulitan keuangan, cobalah berdiskusi dengan pihak rumah sakit atau penyedia layanan kesehatan mengenai opsi pembayaran yang tersedia. Langkah ini bisa membantu mencegah masalah yang lebih besar di kemudian hari.

4. Menjadi penjamin pinjaman orang lain

7 Hal Tak Terduga Ini Ternyata Bisa Bikin Skor Kredit Kamu Anjlok
ilustrasi pinjaman, pinjam uang, utang (vecteezy.com/nuttawan jayawan)

Membantu teman atau anggota keluarga mendapatkan pinjaman memang terlihat sebagai bentuk kepedulian. Namun, keputusan menjadi penjamin atau co-signer sebaiknya gak diambil secara terburu-buru, ya. Sebab, kamu juga ikut bertanggung jawab atas kewajiban pembayaran pinjaman tersebut.

Saat menjadi penjamin, pengajuan pinjaman dapat memunculkan pemeriksaan kredit atas namamu. Selain itu, jumlah pinjaman yang disetujui juga bisa memengaruhi profil kreditmu. Risiko terbesar muncul apabila peminjam utama terlambat atau gagal membayar cicilan.

Dalam kondisi tersebut, riwayat keterlambatan pembayaran dapat ikut tercatat pada laporan kreditmu. Artinya, skor kredit bisa turun meskipun kamu gak menggunakan dana pinjaman tersebut secara langsung. Karena itu, pastikan kamu benar-benar memahami risikonya sebelum menyetujui menjadi penjamin.

5. Mengajukan pinjaman pribadi

7 Hal Tak Terduga Ini Ternyata Bisa Bikin Skor Kredit Kamu Anjlok
ilustrasi pinjaman, skor kredit, utang (magnific.com/rawpixel.com)

Pinjaman pribadi sering dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari renovasi rumah hingga biaya darurat. Produk keuangan ini memang dapat membantu ketika kamu membutuhkan dana dalam waktu singkat. Namun, pengaruhnya terhadap skor kredit juga gak boleh diabaikan, lho.

Saat mengajukan pinjaman, lembaga keuangan biasanya akan melakukan pemeriksaan kredit terlebih dahulu. Setelah pinjaman disetujui, besarnya pinjaman dan riwayat pembayaran cicilan akan terus dilaporkan kepada lembaga pencatat kredit. Semua informasi tersebut menjadi bagian dari penilaian skor kreditmu.

Kalau kamu selalu membayar cicilan tepat waktu, pinjaman pribadi justru dapat membantu membangun riwayat kredit yang baik. Sebaliknya, keterlambatan pembayaran akan memberikan dampak negatif terhadap skor kredit. Itulah sebabnya disiplin membayar cicilan menjadi hal yang sangat penting.

6. Kredit kendaraan atau sewa mobil

7 Hal Tak Terduga Ini Ternyata Bisa Bikin Skor Kredit Kamu Anjlok
ilustrasi mobil Hyundai (unsplash.com/Marselo Jurado)

Membeli mobil dengan sistem kredit maupun menggunakan skema sewa (lease) juga akan tercatat dalam riwayat kredit. Banyak orang hanya berfokus pada besarnya cicilan bulanan tanpa memikirkan dampaknya terhadap skor kredit. Padahal, kedua jenis pembiayaan tersebut sama-sama diperhitungkan dalam penilaian kredit.

Proses pengajuan kredit kendaraan biasanya melibatkan pemeriksaan kredit oleh lembaga pembiayaan. Selain itu, nilai pinjaman dan riwayat pembayaran cicilan juga akan tercatat dalam laporan kredit. Semua informasi tersebut ikut menjadi bahan penilaian bagi lembaga keuangan.

Selama cicilan dibayar tepat waktu, riwayat kreditmu tetap dapat terjaga dengan baik. Sebaliknya, keterlambatan pembayaran akan memperburuk catatan kredit dan berpotensi menurunkan skor kredit. Karena itu, pastikan cicilan kendaraan sesuai dengan kemampuan finansialmu, ya.

7. Kredit rumah atau KPR

7 Hal Tak Terduga Ini Ternyata Bisa Bikin Skor Kredit Kamu Anjlok
ilustrasi pinjaman, skor kredit, utang, kredit rumah, KPR (magnific.com/jcomp)

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) biasanya menjadi pinjaman terbesar yang dimiliki seseorang sepanjang hidupnya. Nilainya yang besar dan tenor yang panjang membuat KPR memiliki pengaruh cukup signifikan terhadap skor kredit. Oleh sebab itu, pengelolaannya harus dilakukan dengan sangat disiplin.

Jika seluruh cicilan dibayar tepat waktu, KPR dapat membantu membangun riwayat kredit yang positif. Catatan pembayaran yang konsisten menunjukkan bahwa kamu mampu mengelola kewajiban finansial dengan baik. Hal ini bisa menjadi nilai tambah ketika mengajukan produk keuangan lain di masa depan.

Sebaliknya, keterlambatan pembayaran cicilan KPR dapat memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan beberapa jenis pinjaman lain. Itulah sebabnya kamu perlu memastikan besaran cicilan benar-benar sesuai dengan kondisi keuangan sebelum mengambil KPR. Dengan begitu, risiko penurunan skor kredit pun dapat diminimalkan.

Menjaga skor kredit ternyata bukan hanya soal membayar tagihan kartu kredit tepat waktu. Berbagai keputusan finansial, seperti meminta kenaikan limit, menggunakan kartu kredit bisnis, menjadi penjamin pinjaman, hingga mengambil KPR juga dapat memengaruhi penilaian kreditmu. Semakin baik kamu memahami faktor-faktor tersebut, semakin mudah pula menjaga reputasi keuangan tetap sehat.

Jadi, sebelum mengambil keputusan terkait produk kredit apa pun, pastikan kamu sudah mempertimbangkan manfaat sekaligus risikonya agar skor kredit tetap terjaga dalam jangka panjang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.