- Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) digagas Presiden Prabowo untuk memutus rantai tengkulak, menekan harga bahan pokok, dan memperkuat ekonomi desa agar masyarakat lebih sejahtera.
- Pemerintah juga mengembangkan Koperasi Nelayan Merah Putih guna meningkatkan kesejahteraan nelayan dengan memperbaiki fasilitas penyimpanan ikan serta akses distribusi bahan bakar di wilayah pesisir.
- Presiden Prabowo menargetkan pembangunan 81 ribu KDMP di seluruh Indonesia, dengan 35 ribu koperasi telah berdiri hingga Juli 2026 sebagai wujud penguatan ekonomi kerakyatan nasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jakarta, IDN Times - distribusi yang selama ini dikuasai tengkulak. Program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu diyakini mampu menekan harga bahan pokok, sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih terjangkau.
Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, mengatakan keberadaan KDMP akan menciptakan sistem distribusi yang lebih efisien sehingga harga kebutuhan pokok tidak lagi mudah dimainkan oleh tengkulak.
"Kalau selama ini karena dimainkan harganya oleh tengkulak, dengan hadirnya KDMP harga bisa lebih murah dan masyarakat bisa menjangkaunya," kata Bahtra di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Program Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu agenda strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperpendek rantai distribusi barang kebutuhan pokok.