Pantau - Pelatih tim nasional Prancis Didier Deschamps mengakui melakukan kesalahan saat timnya kalah 4-6 dari Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Amerika Serikat, Minggu (19/7).
Deschamps mengakui terlambat melakukan perubahan strategi ketika Prancis tertinggal empat gol tanpa balas pada babak pertama.
Deschamps Akui Terlambat Mengubah Permainan
Deschamps mengatakan, "Ini adalah kesalahan saya. Saya tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan pada babak pertama," ujarnya.
Pada awal babak kedua, Deschamps memasukkan empat pemain sekaligus, yakni Lucas Digne, Dayot Upamecano, Ousmane Dembele, dan Bradley Barcola, untuk mengubah jalannya pertandingan.
Ia kemudian mengatakan, "Setidaknya, pada babak kedua kami menunjukkan sesuatu, meski kekalahan ini tetap menyakitkan. Tentu saja akan jauh lebih baik jika kami bisa finis di peringkat ketiga," ungkapnya.
Prancis sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 3-4 melalui dua gol Kylian Mbappe dan satu gol Bradley Barcola sebelum akhirnya tetap kalah dengan skor 4-6.
Akhiri 14 Tahun Masa Kepelatihan Bersama Prancis
Kekalahan dari Inggris menutup masa kepelatihan Deschamps bersama tim nasional Prancis yang telah berlangsung selama 14 tahun.
Selama menangani Les Bleus, Deschamps mempersembahkan gelar Piala Dunia 2018, membawa Prancis menjadi runner-up Piala Dunia 2022, finis di peringkat keempat Piala Dunia 2026, mencapai final Piala Eropa 2016, serta menjuarai UEFA Nations League 2021.
Deschamps mengatakan, "Secara pribadi, perjalanan bersama mereka sungguh luar biasa. Kami menghabiskan delapan pekan bersama sejak awal persiapan, dan itu merupakan pengalaman yang indah. Kekecewaan ini hanya terkait hasil di lapangan. Namun, kami juga berhasil menghadirkan emosi bagi jutaan rakyat Prancis. Inilah Piala Dunia, dan tidak ada yang lebih indah daripada itu," tutupnya.