Setelah tersingkir secara mengecewakan dari Piala Dunia oleh Argentina: Thomas Tuchel berbicara mengenai masa depannya sebagai pelatih tim nasional Inggris

Setelah tersingkir secara mengecewakan dari Piala Dunia oleh Argentina: Thomas Tuchel berbicara mengenai masa depannya sebagai pelatih tim nasional Inggris

Setelah tersingkir secara mengecewakan di semifinal Piala Dunia melawan Argentina, Thomas Tuchel berbicara mengenai masa depannya sebagai pelatih tim nasional Inggris.

Segera setelah kekalahan 1-2 (0-0) dari Albiceleste, kekecewaan sang pelatih asal Jerman itu terlihat jelas, namun ia menegaskan bahwa ia tidak akan menghindar dari tanggung jawab dan justru ingin terus menjabat sebagai pelatih Three Lions.

  • "Saya sangat menantikan Kejuaraan Eropa di kandang sendiri dua tahun lagi. Meskipun saat ini sulit untuk menantikan sesuatu," kata Tuchel dalam konferensi pers. "Tentu saja akan ada kritik. Begitu kalah, para pengkritik pun bermunculan. Tapi saya tidak memikirkannya sekarang."

    Bagi tim Inggris, pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Prancis masih akan digelar pada hari Sabtu. Namun, pelatih asal Jerman itu sudah tidak lagi bersemangat menantikannya: "Kami masih memiliki satu pertandingan lagi di turnamen ini. Tapi tidak ada yang menantikannya. Tidak ada yang menginginkan pertandingan ini. Baik para pemain saya maupun para pemain Prancis tidak ingin memainkan pertandingan ini."

  • Thomas Tuchel England
    getty

    Thomas Tuchel memilih melakukan pergantian pemain yang berorientasi pada pertahanan

    Pada akhirnya, pria berusia 52 tahun itu dan tim Three Lions hampir saja mencapai final untuk pertama kalinya dalam 60 tahun—sesuatu yang sudah lama tidak terjadi. Pemain baru Barcelona, Anthony Gordon, sempat membawa Inggris unggul pada menit ke-55, sebelum dua gol di menit-menit akhir dari Argentina yang dicetak oleh Enzo Fernandez (85.) dan Lautaro Martinez (90.+2.) secara tiba-tiba memupus harapan untuk melaju ke final melawan Spanyol.

    Setelah peluit akhir dibunyikan, Tuchel khususnya harus menanggung kritik terkait keputusan rotasi pemainnya. Setelah gol yang membuat skor menjadi 1-0, Inggris menyerahkan kendali permainan sepenuhnya kepada Argentina dan malah berusaha mempertahankan keunggulan tipis tersebut hingga akhir pertandingan.

    Pelatih asal Jerman itu semakin memperkuat pendekatan bertahan tersebut dengan memasukkan pemain-pemain defensif sebagai pengganti. Pencetak gol Gordon pun harus digantikan oleh bek Ezri Konsa pada menit ke-72, dan sekitar sepuluh menit kemudian, dua spesialis pertahanan lainnya, Dan Burn (menggantikan Reece James) dan Nico O'Reilly (menggantikan Declan Rice), turut masuk ke lapangan.

  • Thomas Tuchel
    Getty Images

    Thomas Tuchel dikabarkan akan melatih timnas Inggris di Euro 2028

    Sekitar menit ke-60, pertandingan hampir sepenuhnya berlangsung di wilayah pertahanan Inggris; serangan demi serangan dari Argentina terus bergulir ke arah gawang yang dijaga kiper Jordan Pickford. "Saat ini rasanya seolah-olah kami telah menyia-nyiakan peluang besar. Tentu saja, lolos ke semifinal adalah sebuah prestasi. Banyak negara besar sepak bola yang gagal masuk empat besar. Namun, saat ini tidak ada yang mau mendengarnya. Saya pun tidak,” kata Tuchel.

    Namun, pria berusia 52 tahun itu tampaknya tidak perlu khawatir tentang pekerjaannya. Berdasarkan informasi yang sama dari berbagai media Inggris, Tuchel mendapat kepercayaan dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dan akan tetap melatih Three Lions pada Euro 2028 di Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia. Kontraknya memang berlaku hingga setelah turnamen tersebut.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami