LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Video turis Tiongkok atau China membuang sampah di Pulau Padar, Taman Nasional Komodo yang viral di media sosial ternyata berawal dari pertengkaran pelaku dengan pasangannya.
Pengunggah video, Gordianus Jay (26), yang dikonfirmasi Kompas.com pada Kamis (16/7/2026), mengatakan bahwa saat kejadian dia sedang memandu beberapa tamu untuk mendaki ke puncak Padar.
Menurut dia, peristiwa terjadi pada Rabu, 15 Juli 2026 siang. Saat berada di Pos 5 Pulau Padar, turis pria asal Tiongkok tersebut berdebat dengan turis wanita yang diduga pasangannya.
"Dia bertengkar dengan isterinya. Dia lempar isterinya pakai botol minum," kata pemandu wisata yang akrab disapa Jay itu.
Setelah melempar botol minum kemasan, menurut Jay, turis tersebut lalu pergi dan membiarkan botol tergeletak di tanah.
Jay mengatakan, saat itu, dia memungut botol tersebut lalu menyerahkan kembali ke pemiliknya.
"Saya pungut dan tegur dia supaya jangan buang sampah sembarangan, tapi dia melawan," ujarnya.
Melihat itu, turis wanita asal Australia berbaju hitam lalu mengambil botol dari tangan Jay. Dia langsung mendekati pelaku dan mulai berdebat dengannya.
"Perdebatan dengan turis Australia saat akan turun, mulai dari Pos 5. Dia disiram pakai air dari botol saat sampai di pos 4," kata Jay.
Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), Hendrikus Rani Siga, mengatakan bahwa wisatawan dilarang membuang sampah sembarangan di semua kawasan TN Komodo termasuk Pulau Padar. Hal ini pun selalu diingatkan ke semua pengunjung sebelum melakukan trekking ke Pulau Padar.
"Sebelum naik padar akan ada briefing oleh petugas. Termasuk menyangkut sampah," ungkap Hendrikus.
Menanggapi hal ini, Hendrikus menyebut, ke depannya pihaknya akan lebih menekankan pengawasan dan ketertiban pengunjung.
"Selain petugas, pemandu wisata juga selalu mengingatkan wisatawan untuk tidak membuang sampah sembarangan," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang